Mandiri Sekuritas Bawa 6 Perusahaan Listing di BEI
Sabtu, 11 November 2017 | 10:11 WIB
Malang- PT Mandiri Sekuritas akan membawa enam perusahaan untuk mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perinciannya, perseroan menangani penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) tiga anak usaha badan usaha milik negara (BUMN) pada 2017 dan sejumlah perusahaan swasta pada semester I-2018.
SEVP Investment Banking PT Mandiri Sekuritas Andy Bratamihardja menyatakan, perseroan tengah dalam tahap preclosing IPO saham dari PT Pembangunan Perumahan Energi (PP Energy), dan PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty). Selanjutnya, akan menjadi penjamin emisi (underwriter) IPO anak usaha Pelabuhan Indonesia (Pelindo II), yakni PT Jasa Armada Indonesia (JAI).
"Rata-rata potensi dana IPO tiga anak usaha BUMN itu sekitar Rp 1 triliun dan Mandiri Sekuritas bertindak sebagai joint lead underwriter. Sementara pada semester I-2018 terdapat prospek IPO enam perusahaan berskala besar, tapi belum tentu juga ya semuanya dengan kami," ujar Andy saat ditemui di Malang, Jawa Timur, Jumat (10/11).
Soal perusahaan yang potensial go public pada semester I-2018, ia mengungkapkan, berasal dari sektor kesehatan, building material, dan konsumer. Meski belum dapat memaparkan indentitas perusahaannya, Andy memastikan ada satu anak usaha pelat merah dalam daftar enam perusahaan tersebut.
Direktur PT Mandiri Sekuritas Laksono Widodo menilai potensi IPO saham ke depan masih bagus. Ada indikasi perusahaan cenderung memilih go publlic pada semester I-2018. Sebab pada semester dua ada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 171 daerah, dan akan ada Pemilihan Presiden (Pemilu) pada 2019. "Mandiri Sekuritas berkeyakinan kondisi pasar akan tetap kondusif pada 2018," kaat dia.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir menyatakan, meski pasar akan sibuk dengan IPO saham pada semester I-2018, namun dia berharap tren IPO masih terus berlangsung pada semester II-2018. "Oleh sebab itu, kami berharap keadaan pasar pada paruh kedua dapat kondusif sehingga dapat mendukung perusahaan yang ingin tumbuh dan melakukan IPO," ungkap dia.
Sampai September 2017, Mandiri Sekuritas berhasil menangani deal atas rights issue dan IPO empat perusahaan dengan total nilai Rp 2,9 triliun. Sementara total nilai rights issue dan IPO baru yang dilakukan oleh 26 perusahaan pada 2017 mencapai Rp 19,5 triliun.
Sedangkan sepanjang tahun 2016, Silvano memaparkan, secara nasional ada 31 perusahaan yang melakukan penambahan modal dengan rights issue dan IPO senilai Rp 78,1 triliun. Adapun rights issue dan IPO yang Mandiri Sekuritas tangani mencapai Rp 7,6 triliun. "Jumlah perusahaan yang melakukan rights issue dan IPO memang lebih banyak tahun ini, tapi nilai yang diperoleh lebih sedikit. Cuma hal tersebut karena faktor ukuran atau kebutuhan perusahaan yang berbada," papar dia.
Sebelumya Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro menyatakan, pihaknya sedang mengumpulkan data rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) terkait IPO anak usaha pelat merah pada 2018. Dia berkeyakinan, minimal ada 10 anak BUMN yang akan melakukan aksi korporasi. "Lima anak usaha BUMN yang tidak jadi IPO tahun ini akan dilanjut ke tahun depan. Sementara sisa lima perusahaan lagi, saya masih perlu mengumpulkan RKAP," ujar Aloysius.
Berdasarkan catatan, pada semester I-2018 terdapat lima anak usaha BUMN yang telah menyatakan kesiapan untuk menggalang dana melalui IPO pada 2018, yakni Tugu Pratama Indonesia, anak usaha PT Pertamina (Persero), PT Wijaya Karya (Wika) Realty, PT PP Energi, PT PP Urban, dan PT Indonesia Kendaraan Terminal yang merupakan subsidiary dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Selanjutnya, PT Pelabuhan Tanjung Priok anak usaha Pelindo II IPO pada paruh kedua 2018 serta PT HK Realtindo.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




