Bawaslu: Pilkada 2018 Rawan Pelanggaran Kampanye
Sabtu, 19 Mei 2018 | 21:30 WIB
Pekanbaru - Ketua Badan Pengawas Pemilu RI Abhan Misbah menyatakan Pemilihan Kepala Daerah 2018 rawan pelanggaran saat kampanye yang bertepatan dengan Ramadan dan Idul Fitri 1439 Hijriah.
"Saat kampanye Pilkada 2018 kini bertepatan dengan bulan Ramadan sampai Idul Fitri maka kawan-kawan harus melakukan pengawasan karena potensi pelanggaran dalam kampanye sangat tinggi," kata Abhan Misbah saat berkunjung ke Bawaslu Riau guna mengikuti silahturahim dan berbuka puasa bersama di Pekanbaru, Riau, Sabtu (19/5).
Menurut dia, karena Riau akan melaksanakan dua pemilihan Gubernur dan Bupati Inhil, maka Bawaslu dan Panwaslu harus lebih giat melakukan pengawasan guna pencegahan dan antisipasi pelanggaran.
"Jangan sampai bulan Ramadan dinodai karena kegiatan agama bisa 'ditunggangi' pasangan calon dan partai politik, " tuturnya.
Ketua Bawaslu RI juga meminta kepada semua Bawaslu dan Panwaslu melakukan sosialisasi dan mengimbau calon serta parpol agar kegiatan kampanye murni kampanye dan agama murni ibadah.
Ia mengingatkan Bawaslu tidak melarang siapa saja untuk beribadah tetapi jangan ada substansi dari kampanye. "Kami minta semua Panwaslu melakukan sosialisasi," ujarnya.
Dia mencontohkan, batasan orang berbuka bersama dan memberi zakat fitrah. "Apakah dilarang? Tidak, kegiatan itu dipersilahkan sepanjang tidak disusupi alat peraga kampanye (APK) atau bahan kampanye," katanya.
Sebetulnya pertemuan tatap muka sah-sah saja. "Kami tidak dalam kontek melarang orang berzakat, tetapi yang jadi persoalan ketika di amplopnya ditempeli APK atau logo. Selain itu tujuannya pahala, silahkan tetapi kalau tujuannya suara itu bermasalah," katanya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang silahturahim antara Ketua Bawaslu RI dengan Panwas se-Riau dan media sekaligus memberikan informasi dinamika pengawasan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.
"Terima kasih kepada Ketua Bawaslu RI yang menyempatkan diri hadir ke Riau di tengah kesibukannya," kata Rusidi Rusdan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




