MRSF Disusupi Kampanye, Polri Tegaskan Netral dalam Pemilu

Senin, 18 Maret 2019 | 17:52 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Polda Kalimantan Tengah menggelar Millennial Road Safety sebagai upaya mensosialisasikan budaya tertib berlalalu lintas.
Polda Kalimantan Tengah menggelar Millennial Road Safety sebagai upaya mensosialisasikan budaya tertib berlalalu lintas. (Beritasatu TV)

Jakarta, Beritasatu.com — Kontroversi acara Millenial Road Safety Festival (MRSF) 2019 yang disusupi agenda politik masih bergulir. Polisi kembali menegaskan jika pihaknya netral dalam acara yang mengumpulkan ribuan orang itu, tetapi mengakui ada aksi spontan massa berbau politik.

Hal ini disampaikan Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Senin (18/3/2019). Menurut Dedi, acara MRSF digelar karena banyaknya korban meninggal di jalan raya, di mana dalam satu jam ada empat nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

"Berarti dalam satu hari ada 96 orang meninggal dunia karena laka lantas. Satu tahun berapa? Jumlah kecelakaan lantas lebih besar setiap tahun daripada korban bencana alam. Korban laka lantas bahkan lebih besar jumlahnya daripada perang dunia kedua," kata Dedi.

Tujuan polisi hanya untuk mencegah jangan sampai kelompok milenial jadi korban laka lantas. Namun, polisi bintang satu ini mengakui saat ribuan manusia berkumpul, maka sulit untuk bisa mengendalikannya.

"Spontanitas pasti akan terjadi, ini teori psikologi massa. Ketika terjadi kumpulan massa, tak ada yang bisa dikendalikan tetapi dari awal kita sampaikan forum ini tidak ada kaitannya dengan pemilu. Oleh karena itu, para peserta, pengunjung tidak boleh gunakan atribut dan teriakan mendukung pasangan, gak boleh," kilah Dedi. "Spontan masyarakat langsung seperti itu. (Insiden aksi politik) terjadi di beberapa wilayah, kita sudah ingatkan di awal. Tujuan utama kita selamatkan bangsa dan negara, khususnya anak milenial. Gak ada (politik). Kita murni."

Namun, mengapa dalam hampir di setiap acara MRSF ada poster Jokowi? Dedi menjawab, "itu kan foto-foto milenial. Kalau naik motor yang benar harus pakai helm dan perhatikan kelengkapan keselamatan. Ingat 2030 kita terima bonus demografi menuju Indonesia emas."

Seperti diberitakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempertimbangkan untuk menunda sejumlah acara MRSF 2019 yang masih akan digelar di sejumlah kota dan provinsi karena sudah dua kali acara nonpolitik yang dimotori oleh Korlantas Polri itu dikotori dengan aktivitas berbau politik. Terbaru adalah acara MRSF yang digelar Polda Jatim di Jembatan Suramadu, Minggu (17/3/2019).

Selain MSRF, semua fungsi di Polri, akhir-akhir ini juga aktif menyelenggarakan aksi yang mengumpulkan massa. Misalnya deklarasi Milenial Anti Narkoba (MAN) yang juga digelar di seluruh kota di Indonesia. MAN digelar pada Minggu (17/3/2019) di di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Acara itu dihadiri 25.000 masyarakat, Kapolda Aceh bersama pejabat Forkopimda Aceh.

Pada hari yang sama, di Jakarta, Div Humas Polri juga menggelar acara mengumpulkan massa. Acara itu dilabeli Millenial Anti Hoax bertempat di Plaza Timur Senayan. Turut hadir Wakapolri, Kadiv Humas Polri, dan pejabat utama Mabes Polri.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon