Bawaslu Ungkap Penyebab Pengawas Tertimba Musibah

Rabu, 8 Mei 2019 | 21:47 WIB
YP
WM
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WM
Petugas KPPS di Pekanbaru, Riau bernama Hazairin (55) meninggal akibat kelelahan dan sakit.
Petugas KPPS di Pekanbaru, Riau bernama Hazairin (55) meninggal akibat kelelahan dan sakit.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengungkapkan sejumlah alasan yang menyebabkan pihaknya di lapangan tertimba musibah, mulai dari kecelakaan sampai yang meninggal dunia. Salah satu dugaan penyebabnya, kata Ratna adalah karena kelelahan dalam bertugas.

"Mungkin karena kelelahan karena ritme kerjanya cepat, harus selesai pada waktu yang sama pemungutan dan penghitungan suaranya pada hari pemungutan suara," ujar Ratna, di Jakarta, Rabu (8/5).

Sebelum hari H, kata Ratna, pengawas ini juga sudah mengeluarkan energi besar. Mulai dari mengawasi DPT, distribusi logistik, dan mengawasi peredaran form C6. Apalagi, kata Ratno Bawaslu juga meminta mereka melakukan patroli pengawasan pada hari tenang.

"Mereka mungkin sudah lelah sebelum hari pemungutan suara. Kemudian, mereka terus bekerja pada hari H dengan fokus yang tinggi. Belum lagi, ada kekurangan logistik yang mengakibatkan beban kerja mereka bertambah,"  katanya.

Selain kelelahan fisik, kata Ratna, pengawas TPS juga besar kemungkinan mengalami kelelahan psikologis. Hal ini disebabkan karena beban kerja besar dengan tekanan yang tinggi.

"Contohnya, ada TPS sudah dibuka, tetapi logistiknya baru tiba beberapa jam setelah dibuka. Padahal pemilih sudah datang. Ya, bisa saja, pihak kami mengalami tekanan karena tuntutan dari pemilu. Minimal secara psikologis terganggu," ungkap dia.

Ratna mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti, apakah pengawas ini mempunyai riwayat sakit sebelumnya. Menurut dia, kalaupun ada, maka hal tersebut bisa menjadi pemicu karena beban kerja besar dan tekanan tinggi.

"Jadi, bukan hanya kelelahan fisik saja, tetapi juga kelelahan psikologis dalam kondisi tertentu. Misalnya, kekecewaan pemilih yang bisa mengarah ke penyelenggara karena logistik terlambat dan kondisi lainnya," pungkas dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon