Pelanggaran Kampanye Pilkada
Junimart Minta Bawaslu Konsisten Terapkan Sanksi Tegas
Senin, 5 Oktober 2020 | 20:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Anggota komisi II DPR, Junimart Girsang, meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersikap tegas dan tanpa pandang bulu menerapkan sanksi kepada setiap pelanggaran saat kampanye Pilkada 2020.
Menurut Junimart, dalam peraturan KPU (PKPU) Nomor 13/2020 telah jelas mengatur mengenai ketentuan terkait penggalangan dan pengumpulan massa selama periode kampanye paling banyak 50 orang.
Pembatasan-pembatasan dan kewajiban untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan mutlak harus dilakukan oleh setiap pelaku kampanye. Sanksi atas pelanggarannya juga jelas dan tegas. Ini adalah tugas mutlak dan kewenangan Bawaslu.
"Kampanye politik tidak akan berarti dan berbahaya jika akhirnya menjadi sumber penyebaran atau klaster Covid-19 yang baru. Jangan sampai masyarakat pemilih menjadi korban dahsyatnya pandemi ini," kata Junimart dalam keterangannya, Senin (5/10/2020).
Apalagi, kata Junimart, dengan terbatasnya fasilitas kesehatan, baik daya tampung pasien, peralatan dan tenaga medis, peningkatan penderita virus corona atau Covid-19 di daerah akan sangat berbahaya.
Karena itu, lanjut Junimart, dalam situasi luarbiasa ini, setiap organ Pilkada harus bertindak luar biasa pula. Terapkan disiplin protokol kesehatan tanpa pandang bulu.
"Menjalankan pilkada di tengah pandemi ini sungguh berisiko. Tapi membiarkan pemerintahan daerah kosong tanpa kepemimpinan juga lebih berisiko. Karena kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir," ujarnya.
Untuk keluar dari pandemi ini, lanjut Junimart, daerah butuh kepemimpinan yang kuat, legitimate dan mampu mengambil keputusan penting untuk menyelamatkan rakyat.
"Mari saling bantu, saling mengingatkan dan tegas terhadap setiap pelanggaran. Pilkada ini menghabiskan triliuan uang rakyat dan jangan sampai rakyat jadi korban karena kita abai dan lalai terhadap protokol kesehatan dan aturan," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




