ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran Hutan Landa Gunung Merbabu

Jumat, 27 Oktober 2023 | 23:38 WIB
HU
MF
Penulis: Hanes Walda Mufti Utomo | Editor: DIN
Kebakaran hutan melanda Taman Nasional Gunung Merbabu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Jumat, 27 Oktober 2023 pagi.
Kebakaran hutan melanda Taman Nasional Gunung Merbabu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Jumat, 27 Oktober 2023 pagi. (Beritasatu.com/Hanes Walda Mufti Utomo)

Semarang, Beritasatu.com - Kebakaran hutan melanda Taman Nasional Gunung Merbabu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (27/10/2023) pagi. Sampai malam ini, api masih belum berhasil dipadamkan, dan asap dari kebakaran tersebut masih membubung tinggi.

Hutan yang terbakar utamanya terdiri dari hutan pinus yang berada di pinggir jurang yang curam. Angin kencang membuat petugas kesulitan dalam upaya pemadaman api.

Sejumlah pihak, termasuk petugas dari Taman Nasional Gunung Merbabu, BPBD, relawan, TNI, Polri, hingga masyarakat setempat, berusaha keras untuk memadamkan api dengan menggunakan alat sederhana seperti ranting pohon untuk memukul api dan membuat sekat agar api tidak menyebar.

Kebakaran hutan ini telah mengakibatkan terbakarnya saluran pipa air bersih warga dan lahan pertanian. Asap dari kebakaran juga mulai mengarah ke pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah 1, Chomsatun Rohmaningrum, menyatakan terdapat dua titik api dari kebakaran hutan tersebut di Taman Nasional Gunung Merbabu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

"Titik api pertama terlihat sekitar pukul 08.30 WIB di daerah Sokowolu, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, kemudian titik api kedua terletak di Gedong, Desa Tajuk, Kecamatan Getasan," kata Chomsatun kepada Beritasatu.com pada Jumat (27/10/2023).

Pihaknya telah melakukan pengecekan dan upaya pemadaman api bersama dengan warga sekitar. Namun, kendala yang dihadapi adalah angin yang cukup kencang dan medan yang terjal, terutama di area jurang, sehingga pemadaman api belum dapat dilakukan secara maksimal.

Hingga saat ini, api masih terus menjalar dalam hutan Taman Nasional Gunung Merbabu karena terkendala oleh angin yang kuat.

"Tim relawan terakhir dari atas sudah mencoba memadamkannya, tetapi karena angin yang kencang dan arah angin yang berubah-ubah, upaya pemadaman malam ini dihentikan dulu," paparnya.

Chomsatun menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu.

"Kami belum dapat memastikan luasnya karena api masih terus bergerak. Sebagian besar pohon yang terbakar adalah pohon pinus. Titik api mulai dari bawah dan menjalar ke atas," tambahnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026

5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026

SUMATERA SELATAN
Bakar Lahan Gambut untuk Perkebunan, Pria di Pelalawan Jadi Tersangka

Bakar Lahan Gambut untuk Perkebunan, Pria di Pelalawan Jadi Tersangka

NUSANTARA
Kebakaran Hutan di Bengkalis Meluas, 112 Hektare Lahan Terbakar

Kebakaran Hutan di Bengkalis Meluas, 112 Hektare Lahan Terbakar

NUSANTARA
Prabowo Bangga PMI di Korsel Selamatkan Lansia dari Kebakaran

Prabowo Bangga PMI di Korsel Selamatkan Lansia dari Kebakaran

EKONOMI
Bukit Sanjubi Parigi Moutong Terbakar, Api Belum Terkendali

Bukit Sanjubi Parigi Moutong Terbakar, Api Belum Terkendali

NUSANTARA
Kebakaran Hutan dan Lahan 58,7 Hektare di Aceh Barat Sudah Padam

Kebakaran Hutan dan Lahan 58,7 Hektare di Aceh Barat Sudah Padam

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon