Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan 2 Anggota KKB
Kamis, 11 April 2024 | 15:49 WIB
Timika, Beritasatu.com – Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil melumpuhkan dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) aktif di kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (11/4/2024).
Kedua KKB itu adalah Afrika Heluka, anggota KKB pimpinan Kopi Tua Heluka dan Toni Wetapo alias Toni Giban, anggota KKB pimpinan Yotam Bugiangge.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, Afrika Heluka merupakan DPO kasus penembakan menewaskan anggota Polres Yahukimo Brigpol Usdar pada 29 November 2022.
Dia juga terlibat penembakan personel Brimob Satgas Preventif Operasi Damai Cartenz, menyebabkan satu korban meninggal dan satu personel luka berat pada 30 November 2022.
Tidak hanya itu, Afrika Heluka dipastikan terlibat penembakan Mako Polres Yahukimo pada 30 Desember 2022, dan penembakan rombongan Dandim 1715/Yahukimo yang menewaskan satu anggota TNI pada 1 Maret 2023.
“Yang bersangkutan juga terlibat penembakan pesawat Trigana Air B737 PK-YSC pada 11 Maret 2023,” ungkap Faizal dalam keterangan tertulis, Kamis (11/4/2024).
Sementara, Toni Wetapo alias Toni Giban diketahui merupakan anak buah Yotam Bugiangge, desertir TNI yang membelot menjadi pemimpin salah satu kelompok KKB.
Kasatgas Humas Damai Cartenz AKBP Bayu Suseno mengatakan, Toni Wetapo terlibat pembantaian masyarakat pendulang emas di Kali I Yahukimo yang menewaskan 13 orang dan 2 lainnya dinyatakan hilang pada 16 Oktober 2023.
“Toni Wetapo terakhir terlibat dalam penembakan Pesawat Wings Air di Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo pada 17 Februari 2024,” terang Bayu.
Selain melumpuhkan 2 KKB dengan tembakan di bagian kaki, Satgas Damai Cartenz mengamankan enam orang lainnya. Keenam orang tersebut diduga kuat merupakan anggota KKB aktif.
“Saat ini keenam orang tersebut diamankan di posko Operasi Damai Cartenz wilayah Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Bayu.
Bayu menegaskan, penindakan tersebut merupakan peringatan keras kepada kelompok KKB agar menghentikan segala aksi kekerasan dan gangguan keamanan di tanah Papua.
"Tindakan Satgas Damai Cartenz ini memberikan pesan kuat kepada pelaku kejahatan. Dalam hal ini KKB, bahwa tindakan mereka tidak akan di toleransi dan akan dihadapi dengan tindakan hukum tegas," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




