ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Korban Banjir Aceh Utara Bertahan di Tenda Kebun Sawit

Selasa, 9 Desember 2025 | 11:35 WIB
M
S
Penulis: Muzakir | Editor: JTO
Ribuan korban banjir bandang di Aceh Utara mengungsi sepekan lebih di tenda darurat kawasan kebun sawit.
Ribuan korban banjir bandang di Aceh Utara mengungsi sepekan lebih di tenda darurat kawasan kebun sawit. (Beritasatu.com/Muzakir)

Lhoksukon, Beritasatu.com - Ribuan korban banjir bandang di Aceh Utara mengungsi sepekan lebih di tenda darurat. Desa Rumoh Rayeuk paling parah, 80% rumah hilang. Pengungsi kekurangan selimut dan tenda layak.

Banjir bandang yang melanda Aceh Utara menyisakan duka mendalam. Ribuan warga hingga kini masih mengungsi di sejumlah titik aman lantaran rumah mereka rusak parah atau bahkan hilang diterjang air bah, terutama di kawasan yang paling terdampak.

Laporan Beritasatu.com di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, ratusan jiwa, yang didominasi anak-anak dan lansia, terpaksa menempati tenda seadanya yang mereka bangun secara swadaya di perkebunan sawit. Mereka bertahan di sana karena hampir 80% rumah mereka rusak dan hilang diterjang banjir bandang pada Rabu (26/11/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

Kini, korban bencana hanya bisa pasrah dengan kondisi memprihatinkan. Mereka menyambung hidup dari bantuan swadaya masyarakat dan sejumlah dermawan yang menyalurkan logistik serta obat-obatan.

Desa Rumoh Rayeuk menjadi wilayah terparah terdampak banjir. Hanya menyisakan sekitar 20% rumah yang berdiri, sementara seluruh rumah berkonstruksi kayu di desa tersebut dilaporkan hilang ditelan banjir bandang.

Menurut keterangan Ruslan, salah satu korban banjir, mereka sangat membutuhkan selimut, kelambu, perlengkapan bayi, dan tenda yang layak huni.

"Pengungsi, termasuk bayi dan lansia, menghadapi kebutuhan mendesak selain logistik dasar," ujar Ruslan saat ditemui, Selasa (9/12/2025).

Situasi di Aceh Utara kian mengkhawatirkan setelah hujan kembali melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu. Curah hujan ini dilaporkan memicu genangan di sejumlah wilayah Lhokseumawe dan merendam kembali jalan lintas di Pidie Jaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

6 Bulan Pascabencana, 12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda

NUSANTARA
Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

Purbaya: Dana Pemulihan Sumatera Rp 60 T Cair jika Dokumen Lengkap

EKONOMI
Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatera Ditargetkan Tuntas 2027

NASIONAL
Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

Bahas Pemulihan Banjir Sumatera, DPR-Pemerintah Gelar Rapat Tertutup

NASIONAL
Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

Huntap Korban Banjir Aceh Siap Dibangun di 71 Lokasi

NUSANTARA
Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

Tito: Huntara Buat Penyintas Bener Meriah Kembali Tersenyum

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon