ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BNPB: Gayo Lues Kembali Terisolasi, Huntara Terkendala

Sabtu, 3 Januari 2026 | 20:19 WIB
A
HH
Penulis: Almujawadin | Editor: HP
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr Suharyanto
Kepala BNPB, Letjen TNI Dr Suharyanto (Beritasatu.com/Almujawadin)

Gayo Lues, Beritasatu.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan Kabupaten Gayo Lues, Aceh, kembali terisolasi akibat kerusakan sejumlah ruas jalan nasional penghubung antarkabupaten yang tertimbun material longsor berupa tanah dan batu.

Salah satu lokasi longsor terparah berada di Desa Tetumpun, Kecamatan Putri Betung. Ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju Kabupaten Aceh Tenggara. Akibat longsor, jalur vital ini kini lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr Suharyanto mengatakan, kondisi ini menyebabkan Gayo Lues kembali terisolasi. Ia menyebutkan akses jalan menuju Aceh Tenggara kembali tertutup dan memerlukan penanganan segera.

ADVERTISEMENT

Menurut Suharyanto, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menambah alat berat serta memberikan atensi khusus terhadap pembukaan jalur tersebut.

"Jalan ini harus menjadi atensi khusus bagi pemerintah. Jalan ini salah satu akses untuk mobilisasi barang menuju Gayo Lues, walaupun melalui jalur Aceh Barat Daya bisa di lalui, tetapi sangat ekstrim," ungkap Suharyanto.

Ia menegaskan, meskipun terdapat jalur alternatif melalui Kabupaten Aceh Barat Daya, kondisi medan yang ekstrem membuat jalur tersebut tidak ideal untuk distribusi logistik dalam skala besar. Situasi ini berpotensi mengganggu pasokan kebutuhan masyarakat jika tidak segera ditangani.

Terkait ketersediaan logistik, Suharyanto memastikan stok beras dan bahan bakar minyak (BBM) masih dalam kondisi aman. Kebutuhan pokok tersebut saat ini disimpan di Gudang Bulog Aceh Tenggara untuk mengantisipasi keterlambatan distribusi ke wilayah terdampak.

Sementara itu, proses pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Gayo Lues juga menghadapi kendala. Penurunan material bangunan masih berlangsung karena lokasi pembangunan tersebar di beberapa lokasi.

"Untuk hunian sementara masih dalam proses penurunan material karena lokasi yang berpencar-pencar," ungkapnya.

Namun, saat ditanya mengenai jumlah unit huntara yang akan dibangun, Suharyanto enggan memberikan rincian lebih lanjut.

"Tanya saja sama bupati," dalih Suharyanto.

Hingga kini, BNPB bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus berupaya mempercepat penanganan dampak longsor agar akses transportasi dan pemulihan kehidupan masyarakat Gayo Lues dapat segera kembali normal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon