Mental Siswa Terancam! Gubernur Kalbar Sesalkan Kekacauan Juri LCC
Selasa, 12 Mei 2026 | 18:03 WIB
Pontianak, Beritasatu.com - Gubernur Ria Norsan menyayangkan polemik yang muncul dalam lomba cerdas cermat (LCC) empat pilar MPR RI di Pontianak. Polemik itu dipicu kesalahan penilaian dewan juri terhadap jawaban peserta dari SMAN 1 Pontianak yang dinilai benar, namun sempat disanggah.
Ria Norsan menilai persoalan tersebut perlu diselesaikan secara bijak dan transparan agar tidak mencederai rasa keadilan peserta maupun kepercayaan publik terhadap kompetisi pendidikan.
“Tentu saya sangat menyayangkannya,” ujar Gubernur Ria Norsan kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, polemik dalam ajang pelajar tidak hanya menyangkut hasil perlombaan, tetapi juga berdampak pada kondisi mental dan psikologis peserta didik yang telah berjuang membawa nama sekolah dan daerah.
“Saya memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Nanti akan kita telaah lebih lanjut dan saya juga akan berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan. Dalam sebuah perlombaan, terutama yang diikuti pelajar, rasa keadilan harus benar-benar dijaga,” ujarnya.
Ia menegaskan, dewan juri seharusnya lebih bijak dalam mengambil keputusan dan menyampaikan penilaian agar tidak menimbulkan tekanan psikologis bagi peserta.
“Anak-anak ini datang membawa semangat, membawa nama sekolah dan daerah. Jadi dewan juri mestinya lebih bijaksana, sehingga tidak membuat mental maupun psikis peserta didik menjadi jatuh saat berlomba,” tegasnya.
Ria Norsan berharap polemik tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar pelaksanaan kompetisi pendidikan ke depan berlangsung lebih objektif, edukatif, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




