Satu Lagi Korban Penembakan KKB Ditemukan di Nduga Papua
Kamis, 21 Juli 2022 | 20:40 WIB
Jayapura, Beritasatu.com - Evakuasi jenazah korban aksi penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, kembali dilakukan petugas menyusul ditemukannya satu lagi jasad korban bernama Roy Manampiring (42) di daerah Kenyam, Nduga. Jenazah Roy Manampiring kemudian dievakuasi dari Kenyam ke Timika, Papua, Kamis (21/7/2022).
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Kamal, di Jayapura, Kamis, mengakui jenazah korban baru ditemukan pada Selasa (19/7/2022), di sekitar Tanjakan Adu Mama 2, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.
Baca Juga: Korban Tewas Pembantaian KKB di Nduga Papua Bertambah
Saat hendak melakukan evakuasi jenazah Roy Manampiring, aparat keamanan juga masih diberondong tembak oleh kelompok kriminal bersenjata sehingga evakuasi jenazah korban baru dapat dilaksanakan Rabu (20/7/2022).
Jenazah Manampiring dipindahkan menggunakan pesawat SMART Air dari Kenyam ke Timika.
"Korban dilaporkan dibunuh pada Senin (19/7/2022) saat melintas dengan berjalan kaki di Kenyam," kata Kamal.
Dikatakan Kamal, pada Sabtu (17/7/2022), kelompok kriminal bersenjata di Papua menyerang masyarakat yang ada di Nogoloid, Nduga sehingga menyebabkan 10 orang meninggal dan dua orang luka-luka.
Baca Juga: Pembunuhan Warga Sipil di Papua, PGI: Bentuk Tim Investigasi Independen
Jenazah para korban sudah dipindahkan dan dimakamkan di kampung halaman masing-masing, sedangkan dua orang yang luka-luka saat ini masih dirawat di RSUD Timika. Sementara jenazah Roy Manampiring, direncanakan akan diterbangkan ke Manado, Sulawesi Utara pada Jumat (22/7/2022) besok, untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




