ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Baznas Manfaatkan Teknologi AI untuk Bangun Kedekatan Emosional dan Spiritual dengan Muzaki

Selasa, 24 Juni 2025 | 15:31 WIB
YM
YM
Penulis: Yurike Metriani | Editor: YM
Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas Rizaludin Kurniawan dalam acara CXtraordinary Evening di Jakarta.
Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas Rizaludin Kurniawan dalam acara CXtraordinary Evening di Jakarta. (Baznas/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mulai menerapkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk membangun hubungan emosional dan spiritual yang lebih erat dengan para muzaki. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi Baznas dalam menghadapi persaingan era digital dan meningkatkan kualitas layanan filantropi berbasis teknologi.

Pimpinan Bidang Pengumpulan Baznas Rizaludin Kurniawan dalam acara CXtraordinary Evening di Jakarta, menjelaskan bahwa pemanfaatan AI memungkinkan lembaganya tidak hanya fokus pada pengumpulan dan penyaluran zakat, tetapi juga memperkuat koneksi personal dengan para muzaki.

"Sebagai lembaga zakat nasional yang mengelola dana umat dalam skala besar, kami ingin membangun keterhubungan yang lebih mendalam dengan para muzaki," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Salah satu penerapan AI yang dilakukan Baznas adalah menganalisis data muzaki secara menyeluruh, seperti tanggal ulang tahun, preferensi donasi, lokasi, latar belakang sosial, hingga riwayat kontribusi dan dampaknya. Dengan pendekatan ini, Baznas dapat menyampaikan informasi dan laporan yang lebih personal, sehingga donatur bisa melihat secara langsung hasil dari donasi mereka.

AI juga digunakan untuk menghadirkan pengalaman yang menyentuh sisi spiritual. Muzaki menerima pesan ulang tahun yang disertai doa, pengingat waktu berzakat sesuai profil keuangan, serta konten dakwah yang disesuaikan dengan minat mereka. Baznas menyebutkan bahwa banyak muzaki mengaku terharu menerima pesan doa yang dikirimkan sistem.

Selain itu, Baznas mengintegrasikan layanan chatbot berbasis Natural Language Processing (NLP) yang melayani donatur selama 24 jam. Chatbot ini tidak hanya menjawab pertanyaan teknis, tetapi juga dirancang untuk menjaga komunikasi yang hangat dan bersifat humanis.

Langkah Baznas ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya berorientasi pada efisiensi, melainkan juga memperkuat empati dan nilai-nilai keislaman dalam layanan zakat. Teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas interaksi, membangun kedekatan emosional, dan memperkuat rasa kepemilikan donatur terhadap misi sosial yang diemban.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Baznas Serahkan Hewan Kurban Sapi ke 10 Media

Baznas Serahkan Hewan Kurban Sapi ke 10 Media

JAKARTA
Jakarta Buka Lowongan Kerja 1.000 Pramudi Mikrotrans, Ini Syaratnya

Jakarta Buka Lowongan Kerja 1.000 Pramudi Mikrotrans, Ini Syaratnya

JAKARTA
Baznas Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Gaza

Baznas Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Gaza

INTERNASIONAL
Pesan Prabowo ke Baznas: Zakat Bukan untuk MBG

Pesan Prabowo ke Baznas: Zakat Bukan untuk MBG

NASIONAL
Prabowo Bayar Zakat dan Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana

Prabowo Bayar Zakat dan Pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana

NASIONAL
Baznas Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk MBG

Baznas Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk MBG

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon