Curhatan Pep Guardiola: Tak Ada Lagi Tim yang Takut pada Manchester City
Sabtu, 25 Januari 2025 | 08:17 WIB
Manchester, Beritasatu.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola, mengungkapkan bahwa tim-tim lawan kini mengadopsi taktik baru yang membuat perjalanan timnya di Liga Champions semakin sulit. Menurutnya, tim-tim lawan tidak lagi terintimidasi oleh gaya bermain Manchester City dan lebih sering menggunakan pendekatan man-marking untuk menghambat permainan mereka.
Manchester City saat ini berada di posisi ke-25 dalam klasemen Liga Champions, terpaut dua poin dari zona playoff. Guardiola menyebut banyak tim datang ke Stadion Etihad dengan fokus bertahan. "Semua tim datang ke sini dan bermain bertahan. Mereka menerapkan man-marking. Ini bukan lagi hal baru," ujar Pep Guardiola dalam konferensi pers, Jumat (24/1/2025) malam.
Ia menambahkan bahwa man-marking pertama kali dilihatnya dilakukan oleh Neil Warnock bersama Cardiff City, dan kini hampir semua lawan mengadopsi taktik serupa. Guardiola menekankan pentingnya adaptasi terhadap situasi ini. "Anda harus beradaptasi. Jika tidak, Anda tidak akan lolos ke Liga Champions," tegasnya.
Guardiola juga menyoroti bahwa masalah utama timnya saat ini bukan pada fisik pemain, tetapi pada penggunaan bola yang kurang efektif. "Kecepatan itu penting, tetapi melawan PSG kami berlari lebih banyak daripada mereka. Masalah kami ada pada penguasaan bola. Jika Anda tidak mengoper bola dengan baik, segalanya menjadi sulit," ungkap pelatih asal Spanyol tersebut.
Ia menekankan pentingnya akurasi umpan dan menyebut bahwa meskipun timnya memiliki banyak pemain berbakat, masih ada ruang untuk perbaikan. Manchester City baru saja mendatangkan penyerang Mesir, Omar Marmoush, dari Eintracht Frankfurt, serta dua bek muda, Vitor Reis asal Brasil dan Abdukodir Khusanov dari Uzbekistan, untuk memperkuat skuad mereka.
Performa buruk Manchester City dalam beberapa pertandingan terakhir membuat mereka hanya meraih satu kemenangan dari 13 laga. Guardiola menyebutkan bahwa cedera pemain kunci seperti Rodri dan lemahnya lini pertahanan menjadi salah satu penyebab utama kesulitan mereka.
Saat ini, Manchester City berada di posisi kelima klasemen Liga Premier Inggris, tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Liverpool. Mereka bersiap menjamu Chelsea, yang berada di posisi keempat, pada Sabtu (25/1/2025), dengan selisih dua poin saja. Guardiola optimistis bahwa menyesuaikan taktik adalah kunci untuk kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan posisi empat besar guna lolos ke Liga Champions.
"Kualifikasi Liga Champions adalah pencapaian yang sama pentingnya dengan memenangkan trofi," tutup Pep Guardiola, menegaskan fokusnya untuk membawa Manchester City kembali ke kompetisi elite Eropa.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




