Digelar di Munchen, Ini Profil Finalis Liga Champions 2025
Sabtu, 24 Mei 2025 | 06:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Final Liga Champions UEFA 2025 akan mempertemukan dua tim raksasa Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan Inter Milan, yang akan berduel untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi ini di partai puncak. Laga akan digelar di Muenchen Football Arena pada Sabtu (31/5/2025) atau Minggu (1/6/2025) pukul 02.00 WIB.
Berikut profil lengkap kedua finalis seperti ditulis UEFA.com:
Inter Milan: Kokoh, Konsisten, dan Haus Gelar
Performa Musim Ini:
Di bawah asuhan Simone Inzaghi, Inter tampil luar biasa dengan hanya kebobolan satu gol dalam delapan laga fase liga. Mereka menunjukkan konsistensi hingga melibas Feyenoord 4-1 secara agregat di babak 16 besar, kemudian menyingkirkan Bayern lewat agregat 4-3 di perempat final.
Pada babak semifinal Liga Champions 2025, Inter terlibat laga dramatis dengan Barcelona dalam duel yang berakhir agregat 7-6, menyamai rekor gol terbanyak dalam satu babak gugur Liga Champions. Meski menunjukkan celah defensif, lini serang mereka tampil tajam dan efisien.
Gaya Bermain:
Inter menggunakan formasi 3-5-2 yang solid dengan Yann Sommer di bawah mistar. Denzel Dumfries dan Federico Dimarco aktif menyerang dari sisi sayap, sementara Hakan ÇalhanoÄŸlu menjadi motor permainan dari lini tengah. Lautaro MartÃnez dan Marcus Thuram menjadi duet maut di lini depan.
Pelatih: Simone Inzaghi
Mantan striker Lazio ini sukses membawa Inter kembali disegani di Eropa sejak mengambil alih dari Antonio Conte pada 2021. Ia telah memenangi Supercoppa Italiana, Coppa Italia, final Liga Champions 2023, dan Scudetto musim lalu.
Pemain Kunci: Lautaro MartÃnez
Kapten tim ini mencetak 24 gol di Serie A musim lalu dan konsisten mencetak lebih dari 20 gol selama tiga musim terakhir. Dikenal karena etos kerja yang luar biasa, insting tajam, dan penyelesaian dingin di depan gawang.
Fakta Menarik:
Kemenangan 7-6 atas Barcelona menyamai rekor gol terbanyak dalam satu fase gugur Liga Champions, setara dengan Liverpool vs Roma (2017/18) dan Bayern vs Sporting CP (2008/09).
Paris Saint-Germain: Ambisi Menuntaskan Misi Lama
Performa Musim Ini:
Paris sempat kesulitan di fase grup, terutama setelah kalah dramatis dari Atlético. Namun mereka bangkit dan menunjukkan mental juara, termasuk saat menyingkirkan Liverpool lewat adu penalti setelah tertinggal di leg pertama.

Perjalanan ke final dilanjutkan dengan kemenangan atas Aston Villa (agregat 6-5) dan Arsenal, di mana Ousmane Dembélé mencetak gol penting di leg pertama.
Gaya Bermain:
PSG mengandalkan lini tengah dinamis dan fleksibel yang bisa menjaga penguasaan bola dan menembus pertahanan rapat. Kombinasi kreativitas dan kecepatan menjadi senjata utama mereka. Di lini belakang, Marquinhos, Willian Pacho, dan Nuno Mendes memberikan fondasi solid untuk mendukung serangan.
Pelatih: Luis Enrique
Pelatih asal Spanyol ini sukses membawa Barcelona meraih treble termasuk Liga Champions 2014/15. Bersama PSG, ia meraih double winner musim lalu dan sudah mempertahankan gelar Ligue 1 musim ini.
Pemain Kunci: Vitinha
Gelandang kreatif ini menjadi jantung permainan Paris. Ia kerap mencetak gol penting, termasuk dua gol ke gawang Barcelona di perempat final musim lalu. Vitinha masuk Tim Terbaik Liga Champions 2023/24.
Fakta Menarik:
PSG menjadi klub Prancis ketiga yang mencapai final Liga Champions lebih dari sekali, menyusul Reims dan Marseille.
Siapa yang akan angkat trofi pada final Liga Champions 2025 di Munchen?
Inter mengandalkan kestabilan sistem yang sudah matang dan kekompakan tim, sementara PSG hadir dengan kekuatan mental baru dan pelatih sarat pengalaman. Duel ini akan menjadi laga yang tak hanya menentukan raja Eropa baru, tetapi juga mengukuhkan warisan salah satu dari dua tim elite ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
5 Daerah di Sumsel Siaga Karhutla Hadapi Kemarau 2026
1
B-FILES
DPR: Putusan MK Soal IKN Wajib Dipatuhi




