ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iie Sumirat Dimakamkan di Bandung

Rabu, 23 Juli 2025 | 13:05 WIB
A
JS
Penulis: Antara | Editor: JAS
Pemakaman legenda bulu tangkis Iie Sumirat di di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legok Ciseureuh, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 23 Juli 2025.
Pemakaman legenda bulu tangkis Iie Sumirat di di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legok Ciseureuh, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 23 Juli 2025. (Antara/Antara)

Bandung, Beritasatu.com – Dunia bulu tangkis Indonesia berduka atas kepergian legenda Iie Sumirat, yang tutup usia pada Selasa (22/7/2025) pukul 19.30 WIB akibat komplikasi penyakit yang dideritanya sejak satu tahun terakhir. Jenazahnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Legok Ciseureuh, Kota Bandung, Jawa Barat.

Putra almarhum, Yayang Tryawan, mengenang sang ayah sebagai sosok yang disiplin, tetapi penuh kasih sayang. “Bapak itu tegas, tetapi tidak pernah marah. Selalu baik pada semua orang, seperti figur ayah yang bijak,” ujar Yayang di Bandung, Rabu (23/7/2025).

Menurut Yayang, kondisi kesehatan Iie mulai menurun setelah mengalami cedera tendon kaki saat masih aktif sebagai pelatih. Cedera itu sempat diabaikan hingga akhirnya berdampak pada organ tubuh lain, termasuk paru-paru.

ADVERTISEMENT

“Awalnya dari tendon yang putus, tetapi bapak tetap melatih. Lama-lama menyebar ke organ lain sampai paru-paru, dan akhirnya jadi komplikasi,” ungkapnya.

Tiga bulan terakhir menjadi masa paling berat bagi Iie, karena kesehatannya terus menurun dan ia sulit berkomunikasi. Ia sempat dirawat di ruang ICU selama delapan hari sebelum meninggal dunia. “Kondisinya naik turun terus, mungkin ini jalan terbaik untuk bapak,” tambah Yayang.

Iie Sumirat merupakan salah satu ikon bulu tangkis Indonesia di era 1970-an. Ia bukan hanya dikenal sebagai pemain andal, tetapi juga pelatih yang sukses mencetak generasi baru pebulu tangkis hebat, seperti Taufik Hidayat. 

“Kami sangat bangga memiliki ayah seperti beliau. Seorang atlet yang juga mampu melahirkan atlet hebat,” kata Yayang.

Semasa kariernya, Iie menjadi bagian penting dari kejayaan tim Merah Putih. Ia turut membawa Indonesia menjuarai Piala Thomas pada 1976 dan kembali tampil sebagai tunggal utama saat Indonesia meraih gelar serupa pada 1979.

Tak hanya di nomor beregu, Iie juga bersinar di sektor perorangan. Ia meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 1977, yang merupakan edisi pertama turnamen tersebut. Kontribusinya dalam dunia bulu tangkis akan selalu dikenang sebagai warisan berharga bagi olahraga Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Taufik Hidayat: Tanpa Iie Sumirat Saya Tak Akan Seperti Ini

Taufik Hidayat: Tanpa Iie Sumirat Saya Tak Akan Seperti Ini

SPORT
Taufik Hidayat Kenang Iie Sumirat sebagai Sosok Penuh Jasa

Taufik Hidayat Kenang Iie Sumirat sebagai Sosok Penuh Jasa

SPORT
Iie Sumirat, Legenda Bulu Tangkis Penemu Bakat Taufik Hidayat Wafat

Iie Sumirat, Legenda Bulu Tangkis Penemu Bakat Taufik Hidayat Wafat

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon