Iie Sumirat, Legenda Bulu Tangkis Penemu Bakat Taufik Hidayat Wafat
Selasa, 22 Juli 2025 | 23:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Iie Sumirat, legenda bulu tangkis yang menemukan bakat mantan juara dunia Taufik Hidayat wafat, Selasa (22/7/2025). Iie meninggal pada usia 74 tahun.
“Salah satu legenda, Iie Sumirat, hari ini berpulang. Saya sebagai salah satu anak didiknya, merasa sangat kehilangan dengan kepergian Kang Iie,” ujar Taufik Hidayat.
Menurut Wakil Menteri Olahraga tersebut, Kang Iie, panggilan Iie Sumirat, bukan hanya sekadar mantan pemain nasional dengan catatan prestasi hebat, tetapi juga seorang pelatih, pembimbing, teman, dan juga orang tua bagi saya.
“Saat saya mulai meretas karier sebagai pebulu tangkis pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Kang Iie adalah pelatih saya di klub Sangkuriang Graha Sarana (SGS) Bandung. Beliau pelatih yang membangun dan meletakkan dasar-dasar bermain bulu tangkis saya,” kata Taufik terkait mantan andalan timnas bulu tangkis Indonesia itu.
Iie Sumirat lahir di Bandung pada 15 November 1950. Ia ikut merebut gelar juara Piala Thomas pada 1976 dan 1979.
Taufik Hidayat bercerita, dia sering menginap di rumah Iie Sumirat di Bandung saat merintis sebagai pemain bulu tangkis.
“Saat saya bergabung di klub SGS, Kang Iie saya anggap sebagai orang tua. Karena sering harus bolak-balik Pangalengan-Bandung, sering saya tidak pulang ke rumah. Saya memilih menginap di rumah Kang Iie agar besok bisa tepat waktu dan tidak terlambat berlatih lagi,” katanya.
Ayah dua anak ini merasakan betapa hebatnya Iie dalam melatih. “Berkat polesan Kang Iie yang begitu hebat dan kerap mengenalkan teknik-teknik pukulan yang kerap dianggap "aneh", saya bisa berprestasi hingga menorehkan prestasi besar,” kata Taufik.
Berkat tangan dinginnya, Taufik Hidayat menjadi pemain hebat yang penuh prestasi, seperti merebut emas Olimpiade Athena 2004, Kejuaraan Dunia 2005, medali emas Asian Games 2002 dan 2006, enam kali juara Indonesia Terbuka dan kejuaraan besar lainnya.
“Kang Iie-lah yang mampu membuat permainan saya begitu istimewa. Saya akhirnya bisa memiliki pukulan-pukulan istimewa juga berkat polesan Kang Iie. Kang Iie yang mengajari saya untuk bisa melakukan pukulan-pukulan istimewa yang tidak bisa ditemui atau diajarkan di berbagai buku tentang teknik-teknik dasar bermain bulu tangkis,” kata Taufik.
Dengan kepergian Kang Iie, ujarnya, bulu tangkis Indonesia tentu sangat kehilangan sosok yang begitu istimewa.
“Dia adalah salah satu pahlawan bulu tangkis Indonesia. Bulu tangkis Indonesia bisa hebat seperti sekarang, juga berkat kiprah dan perjuangan yang dirintis Kang Iie dari dahulu. Tanpa beliau, saya bukanlah siapa-siapa,” ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




