MotoGP Mandalika: Basarnas 3 Kali Evakuasi Medis Udara dengan Cepat
Senin, 6 Oktober 2025 | 11:41 WIB
Mataram, Beritasatu.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui kantor SAR Mataram mencatat keberhasilan signifikan dalam penanganan keadaan darurat medis selama perhelatan MotoGP Mandalika 2025 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sebanyak tiga pembalap dari berbagai kelas berhasil dievakuasi menggunakan layanan evakuasi medis udara (EMU) menuju RSUD Provinsi NTB sebagai rumah sakit rujukan.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menjelaskan, operasi penyelamatan tersebut merupakan bagian dari siaga khusus Basarnas selama ajang MotoGP berlangsung pada 3–5 Oktober 2025. Ia menyebut seluruh proses evakuasi berjalan aman, cepat, dan tanpa hambatan berarti.
“Pertama-tama kami ucapkan terima kasih kepada pihak ITDC dan MGPA yang telah mempercayakan Basarnas dan kantor SAR Mataram untuk melaksanakan siaga khusus MotoGP. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sukses,” ujar Hariyadi, Senin (6/10/2025).
Menurutnya, tiga pembalap tersebut dievakuasi dari lintasan balap menuju helipad Medical Centre, sebelum diterbangkan ke RSUD Provinsi NTB di Mataram menggunakan helikopter HR-3601.
“Basarnas mencatat tiga kali melakukan evakuasi medis udara, satu pada hari kedua dan dua lainnya pada hari ketiga. Semuanya diterbangkan dari Medical Centre dan mendarat di RSUD NTB,” jelasnya.
Helikopter HR-3601 disiagakan di area sirkuit sejak sesi latihan bebas pertama hingga balapan utama berakhir. Pada hari ketiga, helikopter lepas landas pukul 13.53 Wita membawa pembalap kelas Moto3 dan tiba di RSUD NTB pukul 14.08 Wita. Sementara pembalap kelas MotoGP dievakuasi pukul 16.25 Wita dan mendarat dengan aman pada 16.40 Wita.
Hariyadi menegaskan, seluruh prosedur evakuasi dilakukan sesuai standar keselamatan internasional, dengan koordinasi ketat antara Basarnas, tim medis MotoGP, serta pihak Pertamina Mandalika International Circuit.
Basarnas Mataram juga mendapat dukungan penuh dari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Mandalika Grand Prix Association (MGPA), serta unsur keamanan dan medis lainnya.
“Koordinasi yang baik dengan panitia dan tim medis di lapangan membuat setiap proses evakuasi dapat dilakukan kurang dari 20 menit sejak laporan insiden diterima,” ungkap Hariyadi.
Selain evakuasi pembalap, personel SAR juga disiagakan di berbagai titik rawan di sekitar kawasan Mandalika, termasuk jalur penonton dan area pantai. Langkah ini memastikan keamanan selama ribuan penonton hadir menyaksikan ajang balap internasional tersebut.
Perhelatan MotoGP Mandalika 2025 berlangsung lancar tanpa insiden besar di luar lintasan. Respons cepat Basarnas menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan peserta dan mendukung kesuksesan ajang bergengsi ini.
“Harapan kami, kolaborasi ini terus ditingkatkan agar setiap event internasional di NTB dapat terlaksana dengan aman dan profesional,” pungkas Hariyadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




