Inter Milan Bekap Juventus, Chivu Puji Mental Pemain
Minggu, 15 Februari 2026 | 11:14 WIB
Milan, Beritasatu.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengaku lega setelah timnya kembali meraih kemenangan penting atas rival papan atas. Nerazzurri menundukkan Juventus dengan skor 3-2 dalam lanjutan Serie A, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
“Musim ini kami ingin lebih fokus pada performa daripada hasil, tetapi seperti yang selalu Anda ingatkan, Inter belum pernah mengalahkan klub besar di Serie A selama dua tahun, jadi para pemain merasakan tekanan itu,” kata Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Dengan semangat dan karakter, kami melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk membawa pulang kemenangan. Saya akan membawa pulang tekad dan keinginan untuk selalu menyulitkan tim yang telah menimbulkan masalah bagi setiap lawan sejak Luciano Spalletti datang. Mereka adalah tim yang mengesankan, baik secara kolektif maupun individual," lanjutnya.
Kemenangan tersebut membuat Inter Milan untuk sementara menjauh dari kejaran AC Milan di posisi kedua. Inter kini mengoleksi 61 poin dari 25 laga, sedangkan Juventus tertahan di peringkat keempat dengan 46 poin.
Kendala Stamina dan Ketenangan
Chivu mengakui timnya belum sepenuhnya tampil sesuai rencana. Faktor stamina dan ketenangan menjadi hambatan dalam mengeksekusi strategi.
“Saya berharap kemenangan ini menjadi titik balik. Tim tidak memiliki stamina dan ketenangan untuk menjalankan semua yang telah dipersiapkan. Namun, karakter tim akhirnya muncul. Kami ingin menang dan berhasil melakukannya lewat gol Zielinski,” kata pelatih asal Rumania tersebut.
Pada laga itu, Inter Milan unggul lebih dahulu melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso pada menit ke-17. Cambiaso kemudian menebus kesalahan dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-26.
Juventus harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-42 setelah Pierre Kalulu menerima kartu kuning kedua. Inter kembali memimpin lewat gol Francesco Pio Esposito pada menit ke-76, sebelum Manuel Locatelli menyamakan skor pada menit ke-83.
Gol kemenangan akhirnya dicetak Piotr Zielinski pada menit ke-90 untuk memastikan skor 3-2 bagi Inter.
Chivu juga menanggapi keputusan wasit yang mengusir Kalulu. Menurutnya, insiden tersebut bermula dari sentuhan ringan, tetapi tetap memberi ruang bagi wasit untuk menjatuhkan sanksi.
“Bagi saya itu sentuhan ringan, tetapi tetap ada kontak. Saya selalu mengingatkan pemain agar tidak menempatkan wasit dalam situasi sulit. Pemain berpengalaman seperti Kalulu seharusnya tidak menggunakan tangan ketika sudah mengantongi satu kartu kuning,” ujarnya.
Dengan 13 pertandingan tersisa musim ini, Chivu menegaskan perjalanan masih panjang. Ia berharap kemenangan atas Juventus menjadi momentum kebangkitan dalam perburuan target musim.
“Musim masih panjang. Saya terus berbicara tentang perkembangan mental dan cara bermain kami. Hari ini kami terus berusaha. Saya memasukkan satu penyerang tambahan untuk mencoba memenangi laga, dan keputusan itu terbayar lewat kualitas Zielinski,” kata Chivu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




