Munster Ungkap Faktor Utama Bhayangkara Mampu Patahkan Rekor Persebaya
Senin, 16 Februari 2026 | 15:23 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengaku puas melihat permainan anak asuhnya ketika mengalahkan Persebaya Surabaya 2-1 pada Sabtu (14/2/2026). Ia menyebut para pemain disiplin menjalankan strategi sehingga mampu mematahkan rekor 13 laga tak terkalahkan milik sang lawan.
Bhayangkara sukses mencetak gol pada babak pertama, yang berjalan di bawah guyuran hujan deras. Bernard Henry membuka keunggulan pada menit ke-26, disusul gol Moussa Sidibe di masa injury time babak pertama (45+2’).
“Kami tahu ini akan sulit di Stadion GBT dengan dukungan suporter mereka. Tetapi kami tetap fokus. Kami punya strategi dan berhasil meraih poin,” kata Paul selepas pertandingan.
Tuan rumah Persebaya baru mampu memperkecil ketertinggalan lewat Mihailo Perovic pada menit ke-64. Namun, perubahan skema permainan Bhayangkara membuat skuad Bajul Ijo tak mampu mengembangkan permainan hingga akhir laga.
“Kami tahu Persebaya butuh mencetak gol, jadi saya melakukan perubahan taktik,” ucap Paul.
Salah satu pemain kunci Bhayangkara dalam laga itu adalah bek Slavko Damjanovic. Ia tampil impresif sepanjang hampir 90 menit sebelum digantikan Vinicius Leonardo da Silva di akhir laga.
Ia menjadi tembok kokoh di lini belakang meski sempat menerima kartu kuning pada menit ke-86. Uniknya, Slavko pada ajang kompetisi Liga Indonesia musim lalu merupakan pilar andalan Persebaya.
"Saya senang dengan tiga poin. Saya senang dengan teman-temanku. Tapi saya juga sedih sedikit (usai laga). Karena saya pernah bermain di salah satu klub terbaik di Indonesia," katanya.
Secara statistik, bek berusia 33 tahun itu mencatatkan 27 umpan sukses untuk menjaga distribusi bola dari lini belakang. Ia juga melakukan tujuh sapuan, enam intersep, serta dua kali ball recovery, menunjukkan kontribusi defensif yang signifikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




