ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pelatih Semen Padang Ungkap Dampak Hujan pada Laga Lawan Persis Solo

Senin, 13 April 2026 | 06:07 WIB
WP
MA
Penulis: Wijayanti Putri | Editor: MA
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, merespons kegagalan timnya meraih poin saat menghadapi Persis Solo dalam laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Manahan, Minggu 12 April 2026.
Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, merespons kegagalan timnya meraih poin saat menghadapi Persis Solo dalam laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Manahan, Minggu 12 April 2026. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

Solo, Beritasatu.com – Ambisi Semen Padang untuk meraih poin saat menghadapi Persis Solo harus pupus, setelah kalah 1-2 dalam laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026).

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, mengungkapkan sejak awal dirinya sudah menganggap pertandingan melawan Persis Solo seperti laga final. Karena itu, ia menargetkan timnya untuk membawa pulang poin dari laga tandang tersebut.

Namun, hasil di lapangan setelah 90 menit pertandingan justru tidak sesuai harapan. Imran menilai efektivitas pemanfaatan peluang menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.

ADVERTISEMENT

“Saya bilang bahwa sifat bola tidak hanya kita bicara main bagus, tidak hanya kita bicara posisi. Itu yang menjadi kelemahan kami pada sore hari ini. Persis Solo tidak punya banyak peluang, tetapi sekali dapat peluang langsung gol. Ini catatan bagi kami, yang pasti kami tidak akan menyerah, kami akan berjuang sampai akhir musim,” ujar Imran usai laga lawan Persis Solo.

Imran juga menyoroti faktor cuaca dan kondisi lapangan yang sempat tergenang air sebagai salah satu kendala timnya. Menurut dia, perubahan kondisi tersebut cukup memengaruhi pola permainan Semen Padang.

“Itu menjadi salah satu kendala kita ya. Kami mencoba beberapa perubahan bagaimana bermain build up, lebih sabar dan itu awal-awal sebelum hujan sangat cair ya. Tetapi ketika hujan kami terkendala di situ,” kata Imran.

Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan utama atas kekalahan timnya. Justru hal itu menjadi bahan evaluasi agar pemain mampu tampil konsisten dalam berbagai situasi.

“Pada babak pertama sebelum hujan para pemain sejatinya bermain dengan sangat baik dan sesuai dengan apa yang selama ini dilakukan dalam latihan. Namun, setelah hujan kami loss, kami mendapat banyak peluang, tetapi tidak bisa mengolahnya,” ucap Imran.

Imran tetap memberikan apresiasi kepada para pemain Semen Padang yang telah bekerja keras sepanjang pertandingan. Ia juga mengucapkan selamat kepada Persis Solo yang berhasil meraih kemenangan dan keluar dari zona degradasi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Laga Tanpa Fan di Manahan, Milo Tuntut Persis Solo Beri 100 Persen

Laga Tanpa Fan di Manahan, Milo Tuntut Persis Solo Beri 100 Persen

SPORT
Laga Tanpa Suporter di Manahan, Semen Padang Pede Curi Poin

Laga Tanpa Suporter di Manahan, Semen Padang Pede Curi Poin

SPORT
Puasa Menang 15 Laga, Persis Solo Incar 3 Poin Lawan Semen Padang

Puasa Menang 15 Laga, Persis Solo Incar 3 Poin Lawan Semen Padang

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon