Gubernur Andra Soni Lantik 10 Pejabat Eselon II Pemprov Banten
Selasa, 27 Januari 2026 | 06:47 WIB
Serang, Beritasatu.com - Gubernur Banten Andra Soni melantik 10 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi berbasis kinerja dan penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN). Prosesi pelantikan digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (26/1/2026).
Pelantikan ini melibatkan enam pejabat hasil rotasi jabatan, tiga pejabat hasil promosi dari eselon III, serta satu pejabat yang ditetapkan kembali pada jabatan yang sama. Andra menegaskan, seluruh proses mutasi, rotasi, dan promosi dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis data, tanpa adanya kepentingan tertentu.
“Semua berbasis kerja, berbasis manajemen talenta yang kita gunakan,” kata Andra Soni seusai pelantikan, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta memungkinkan pemerintah daerah melakukan pengisian jabatan secara lebih cepat dan tepat karena didukung basis data yang memuat rekam jejak, pengalaman, serta kinerja ASN.
“Enggak lama, cepat, karena sudah ada database-nya, tinggal nanti jabatan perlu diisi,” ujarnya.
Menurut Andra, setiap keputusan penempatan pejabat didasarkan pada eviden kinerja dan kompetensi yang terukur, bukan pertimbangan nonprofesional. Seluruh proses pengambilan keputusan dilakukan dengan memperhatikan data dan rekam jejak aparatur secara menyeluruh.
“Yang pasti di manajemen talenta itu seluruh eviden, seluruh data tentang keputusannya, pengalamannya, bagaimana dia bekerja, dan sebagainya. Jadi, basis kita ada di situ,” katanya.
Andra juga menekankan, para pejabat yang dilantik harus segera beradaptasi dan bekerja secara efisien untuk mendukung percepatan program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, khususnya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik.
“Efisien itu artinya kita bekerja efisien. Jadi, segala sesuatu yang kita kerjakan itu hasilnya harus maksimal, dan hasil maksimal itu harus dikerjakan secara efisien, baik dari sisi waktu,” ujar Andra.
Selain itu, ia meminta seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama membangun kerja sama yang konsultatif, kolegial, dan fungsional di bawah koordinasi sekretaris daerah. Koordinasi lintas perangkat daerah serta sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota juga dinilai penting agar kebijakan pembangunan berjalan selaras.
Adapun pejabat yang dilantik, antara lain Komarudin sebagai asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Sitti Ma’ani Nina sebagai inspektur Daerah Provinsi Banten, serta EA Deni Hermawan sebagai kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah.
Selain itu, Rina Dewi Yanti ditetapkan sebagai asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Mahdani sebagai kepala BPKAD, dan Babar Suharso sebagai kepala Bappeda. Soerjo Soebiandono ditetapkan kembali sebagai kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah.
Tiga pejabat hasil promosi dari eselon III, yakni Aan Fauzan Rahman sebagai kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah, Iwan Hermawan sebagai kepala Disperindag, serta Iwan Ardiansyah Sentono sebagai kepala Dinas DP3AKKB Provinsi Banten.
Andra menegaskan rotasi dan promosi ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat daerah mampu bekerja adaptif, responsif, dan efisien dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
“Intinya bukan berdasarkan titipan. Itu yang pasti,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




