ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arus Balik Memuncak, 91.000 Penumpang Padati Pelabuhan Merak

Rabu, 25 Maret 2026 | 09:44 WIB
AY
DM
Penulis: A Ferry Yuniar | Editor: DM
Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Banten, mengalami lonjakan signifikan sejak 24 hingga 25 Maret 2026. Puncak gelombang pertama arus balik mulai terlihat dengan meningkatnya jumlah penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Banten, mengalami lonjakan signifikan sejak 24 hingga 25 Maret 2026. Puncak gelombang pertama arus balik mulai terlihat dengan meningkatnya jumlah penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Beritasatu.com/Ferry Yuniar)

Serang, Beritasatu.com - Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Banten, mengalami lonjakan signifikan sejak 24 hingga 25 Maret 2026. Puncak gelombang pertama arus balik mulai terlihat dengan meningkatnya jumlah penumpang dan kendaraan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Ribuan kendaraan terus mengalir sejak hari kedua Lebaran hingga Rabu (25/3/2026) pagi. Selain itu, ribuan pemudik pejalan kaki juga tampak memadati kawasan pelabuhan.

Kendaraan yang tiba di Pelabuhan Merak didominasi oleh roda dua dan empat. Kepadatan arus balik bahkan sudah terasa sejak dari Pelabuhan Bakauheni. Salah seorang pemudik, Maya, mengaku merasakan peningkatan arus. Namun, pelayanan dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Saya mau pulang ke Pandeglang dari Lampung. Alhamdulillah, untuk arus mudik tahun ini pelayanan dari ASDP lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Meskipun padat, arus mudik dan arus balik tetap lancar,” ujarnya.

Kepadatan arus balik umumnya terjadi pada malam hari. Sementara siang hari relatif lebih lengang karena banyak pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, memilih bepergian malam hari untuk menghindari cuaca panas.

Berdasarkan data operasional, sebanyak 91.657 penumpang tercatat menyeberang dari Sumatera ke Pulau Jawa dalam 24 jam terakhir hingga Rabu pagi. Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua dan empat yang menyeberang mencapai 27.157 unit.

Untuk mengantisipasi lonjakan yang terus meningkat, sebanyak 34 kapal dikerahkan dan beroperasi secara nonstop dengan total 127 perjalanan (trip). Langkah ini dilakukan guna mempercepat penyeberangan sekaligus mengurai antrean kendaraan di pelabuhan.

Selain itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga memberlakukan kebijakan tarif tunggal (single tariff) sejak 23 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini menetapkan tarif reguler untuk seluruh layanan, termasuk dermaga eksekutif, guna mempercepat distribusi kendaraan dan mengurangi penumpukan selama arus balik Lebaran.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon