ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arus Balik Lebaran di Lebak Meningkat, Pemudik Pilih Berangkat Sore

Rabu, 25 Maret 2026 | 20:09 WIB
B
BW
Penulis: Budiman | Editor: BW
Pengendara melintas saat arus balik Lebaran 2026 di Lebak, Rabu 25 Maret 2026.
Pengendara melintas saat arus balik Lebaran 2026 di Lebak, Rabu 25 Maret 2026. (Beritasatu.com/Budiman)

Lebak, Beritasatu.com - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Lebak, Banten, mulai mengalami peningkatan pada Rabu (25/3/2026) sore, terutama di jalur utama yang mengarah ke kawasan Jabodetabek. Pemudik memilih berjalan pada sore hari, menghindari panas dan kemacetan.

Kepadatan kendaraan terlihat di ruas Jalan Nasional Ir Dr Soetami, tepatnya di kawasan pertigaan Papanggo, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung. Lalu lintas didominasi sepeda motor, disusul mobil pribadi yang bergerak menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 17.56 WIB menunjukkan ribuan kendaraan memenuhi jalur arteri Rangkasbitung-Cikande. Meski volume kendaraan meningkat, arus lalu lintas masih bergerak dengan kecepatan melambat dan tetap terkendali.

Petugas Satlantas Polres Lebak tampak bersiaga di sejumlah persimpangan untuk mengatur pergerakan kendaraan serta mencegah kemacetan lebih parah.

ADVERTISEMENT

Sejumlah pemudik memilih memulai perjalanan pada sore hari karena dinilai lebih nyaman dibanding siang hari. “Sore itu lebih enak, adem, dan biasanya tidak terlalu macet. Kalau siang kemungkinan besar padat dan panas, jadi kurang nyaman,” ujar Imam Firmansyah (36), pemudik asal Ujung Kulon, Pandeglang.

Ia menilai perjalanan saat sore juga membantu mengurangi kelelahan karena suhu udara lebih sejuk. Di sepanjang jalur arus balik, sejumlah minimarket terlihat dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Hal serupa disampaikan Yeni (45), warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, yang kembali ke Jakarta bersama keluarganya setelah sepekan berlibur di kampung halaman. “Kalau siang panas, jadi kami pilih sore biar lebih nyaman, asal tidak hujan saja,” katanya.

Menurut Yeni, keluarganya sengaja pulang lebih awal agar memiliki waktu beristirahat sebelum kembali menjalani aktivitas rutin. “Biasanya kami beres-beres dahulu di kontrakan supaya tidak capai kalau mendadak,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setiawan, menjelaskan pola arus balik tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya karena kepadatan kendaraan lebih tersebar.

“Kalau dilihat dari tahun sebelumnya agak berbeda, biasanya satu hari sangat padat. Sekarang kadang hari ini padat, sorenya landai,” ujarnya.

Ia mengimbau seluruh pemudik untuk tetap menjaga keselamatan dan tidak memacu kendaraan berlebihan, terutama saat malam hari. “Kami imbau tidak kebut-kebutan, terutama pada malam hari, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga perjalanan lancar,” pungkasnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

Survei ITS: Kereta Api Jadi Moda Paling Memuaskan Saat Lebaran 2026

NASIONAL
Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

Bandara Soetta Layani 3,1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026

BANTEN
Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Tanjung Perak Sehari Tembus 13.000 Penumpang

JAWA TIMUR
Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 Picu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

EKONOMI
Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

Arus Lalu Lintas Tol Cipali Kembali Normal Seusai Penerapan One Way

NASIONAL
Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

Antrean Pelabuhan Ketapang Capai 8 Km, Ini Upaya ASDP

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon