Pemkab Lebak Bantu Suryadi yang Tinggal 15 Tahun di Gubuk Reyot
Rabu, 29 April 2026 | 11:46 WIB
Rangkasbitung, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akhirnya merespons kondisi memprihatinkan yang dialami Suryadi (38), warga Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten.
Selama 15 tahun, Suryadi bersama istri dan dua anaknya terpaksa tinggal di sebuah gubuk reyot berukuran sekitar 3x4 meter yang kondisinya nyaris ambruk. Dalam kondisi serbaterbatas, keluarga ini harus bertaruh nyawa setiap hari di rumah yang sudah tidak layak huni.
Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Lebak, pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan akan segera mengambil langkah konkret untuk membantu keluarga tersebut.
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Lebak, Iyan Fitriyana, mengakui masih adanya kekurangan dalam pengawasan dan pendampingan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebak, kami memohon maaf. Ke depan, melalui pendamping dari Dinas Sosial, kami akan lebih maksimal dan optimal dalam melakukan pendampingan serta pengawasan terhadap kondisi warga,” ujar Iyan kepada Beritasatu.com, Selasa (28/4/2026).
Menurut Iyan, langkah awal yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Lebak untuk mempercepat perbaikan rumah Suryadi.
Selain itu, Pemkab Lebak juga akan menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta sejumlah lembaga filantropi Islam lainnya agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan menyeluruh.
“Insyaallah kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perkim Lebak. Kami juga akan terus berikhtiar melalui Baznas dan filantropi Islam lainnya, termasuk mencoba berkomunikasi dengan Perkim Provinsi,” katanya.
Iyan menegaskan, Pemkab Lebak tidak akan tinggal diam melihat kondisi warganya. Pemerintah berkomitmen memperkuat pendampingan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, melalui dinas terkait.
Sebelumnya, kisah Suryadi menjadi perhatian publik setelah diketahui ia bersama keluarganya telah bertahun-tahun tinggal di rumah yang sangat memprihatinkan. Kondisi tersebut semakin berat karena Suryadi mengalami cedera tulang punggung akibat jatuh dari pohon kecapi saat masih duduk di bangku sekolah dasar.
Cedera itu membuatnya kerap merasakan nyeri dan membatasi aktivitasnya. Meski demikian, ia tetap bekerja serabutan sebagai buruh tani di sawah dan kebun milik warga sekitar demi menghidupi keluarganya.
Penghasilannya yang tidak menentu sering kali hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari sehingga perbaikan rumah belum pernah bisa dilakukan. Kini, harapan baru mulai terbuka bagi Suryadi dan keluarganya. Janji bantuan dari Pemkab Lebak diharapkan dapat segera terealisasi sehingga mereka bisa tinggal di rumah yang aman, layak, dan nyaman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




