2.700 Surat Suara DPRD Provinsi Dapil Jateng 9 Ditemukan Rusak
Sabtu, 6 Januari 2024 | 11:35 WIB
Temanggung, Beritasatu.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menemukan ribuan surat suara DPRD Provinsi Dapil 9 dalam keadaan rusak. Hal tersebut diketahui saat dilakukan penyortiran dan pelipatan 300 tenaga sortir di Gelanggang Olahraga (GOR) Tenis Indor kota Temanggung.
Ketua KPU Temanggung Henry Sofyan Rois mengatakan, 2.700 surat suara dari 400.000 lembar surat suara rusak. Penyortiran dan lipat surat suara sudah selesai dilakukan selama dua hari.
"Ditemukan ada kerusakan surat suara yang DPRD Provinsi itu ada 2.700 lembar. Dari total berjumlah 400.000 lembar kita temukan 2.700 lembar yang rusak," katanya saat ditemui di GOR Tenis Indor Kota Temanggung Sabtu (6/1/2024).
Berbagai jenis kerusakan ditemui, seperti surat suara robek, terdapat bercak tinta, pemotongan kertas tidak sesuai dan kondisi kertas surat suara terdapat goresan.
"Yang kita sangat perhatikan itu ada surat suara yang sobek, kemungkinan ketika di dalam kardus dan diikat terlalu erat sehingga ada yang sobek. Lalu ada surat suara yang pemotongannya itu tidak sesuai sehingga ada tambahan kertas yang melebar. Lalu ada juga yang warnanya yang membercak di nomor dan ada kalau yang di luar juga ditemukan kerusakan seperti ada goresan-goresan sehingga kita sortir surat suara tersebut," katanya menuturkan.
Diperkirakan kerusakan akan bertambah karena surat suara untuk DPR RI, Presiden, DPD dan DPRD Kabupaten belum semuanya selesai dilakukan penyortiran dan pelipatan.
"Nantinya surat suara yang rusak tersebut kita laporkan lewat aplikasi Sistem Informasi Logistik (silog) untuk ke KPU RI dan nanti kita minta ganti untuk yang rusak itu. Jadi besok ketika gantinya itu datang ke KPU maka yang rusak akan dibawa ke pencetak", ujarnya.
Sementara itu, PJ Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo saat melakukan tinjauan kesiapan logistik pemilu di lokasi mengatakan penyortiran surat suara penting dan harus dilakukan secara teliti agar nanti tidak menimbulkan permasalahan kemudian.
"Oleh karena itu saya sudah sampaikan kepada Ketua KPU harus betul-betul jeli dan pengawas harus setiap saat harus melihat, mengawasi karena apapun ini sangat penting bagi nanti kalau penyortiran ini tidak sesuai dengan standar yang telah dilakukan KPU. Selain jeli harus kompak, semuanya dalam satu tim ini harus kompak," katanya.
Untuk menghindari kecurangan seperti surat suara dicoblos dan dibawa pulang, KPU melakukan pengawasan yang ketat, baik saat dilakukan penyortiran dan pelipatan surat suara maupun saat akan meninggalkan ruangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




