ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Isran Noor Tegaskan Pengembangan UMKM Harus Lebih Dipacu

Rabu, 28 Maret 2018 | 20:06 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Isran Noor.
Isran Noor. (ist)

Samarinda - Calon gubernur Kalimantan Timur dengan nomor urut 3, Isran Noor, menyampaikan pemikirannya terkait pengembangan Kalimantan Timur ke depan. Isran menyatakan beberapa langkah yang bisa diambil untuk membuat Kaltim menjadi provinsi yang disegani.

"Saya tak suka janji-janji. Semakin banyak janji, orang akan semakin mudah berbohong. Yang saya sampaikan, itu hasil pemikiranku. Banyak sudah yang saya pikirkan di kepala ini, terkait Kaltim ke depan," tegas Isran melalui keterangan tertulis kepada Beritasatu.com, Rabu (28/3).

Misalkan saja terkait pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), yang justru harus dipacu lebih keras lagi.

"UMKM harus kuat dan mandiri. Ekonomi kalangan masyarakat menengah ke bawah ini yang kami dorong. Kenapa? Kalau perputaran ekonomi untuk menengah ke bawah bisa berjalan, dampaknya itu tidak hanya ke masyarakat, tetapi hingga ke daerah. Caranya bagaimana? Kami sedang kaji bagaimana bisa memberikan modal tanpa agunan, atau dengan agunan minim ke UMKM. Permodalan menjadi target kami," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Hal lain yang juga bisa dilakukan adalah menciptakan lapangan kerja baru. Cara menciptakan lapangan kerja baru ini, tak hanya dengan membuka banyak pabrik di Kaltim, tetapi juga bagaimana caranya membuat industri yang sudah ada di Kaltim, menjadi semakin berkembang. "Jika industri berkembang, otomatis mereka juga membuka lapangan kerja yang lebih banyak," ungkapnya.

Sebagai contoh, Isran sampaikan ia pernah bertandang ke pabrik plywood di Samarinda Seberang yang menjelaskan prospek bisnis mereka yang kekurangan bahan baku.

"Sementara, masih ada hasil hutan Kaltim yang justru dijual hingga ke luar negeri. Kemudian setelah jadi, dijual lagi ke Kaltim. Ini kan ironi. Bahan bakunya dari Kaltim, tetapi diolah di luar, kemudian dijual di Kaltim dengan harga tinggi. Ini banyak berlaku, misalnya saja kelapa sawit kita, karet kita, dan lainnya," beber Isran.

Kondisi Kaltim yang terpaut jarak antar kabupaten/kota juga diakuinya membutuhkan sarana penghubung yang juga mestinya digenjot.

"Itulah mengapa saya menolak jika harus diminta membangun gedung-gedung besar, yang hasilnya belum terlihat di Kaltim. Belum lagi misalnya dulu pernah ada wacana Kaltim Air, tetapi belum terlihat sampai sekarang. Daripada uang habis untuk bangun gedung, lebih baik digunakan untuk penggenjotan ekonomi," pungkasnya.

Kaltim Butuh Pemimpin "Gila"

Sementara itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Sutrisno Thoha berpendapat Kalimantan Timur membutuhkan sosok pemimpin "gila" berani, pintar dan tegas. Sutrisno menilai kriteria itu dimiliki seorang Isran Noor yang layak memimpin Kalimantan Timur ke depan.

"Kaltim ini butuh pemimpin gila dalam tanda petik ya, nah itu dimiliki oleh Isran Noor, orangnya berani, pintar, tegas. Itu dibuktikan dengan beliau pernah menjadi mantan ketua ketua Assosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Apkasi)," kata Sutrisno melalui kesempatan terpisah.

Sutrisno menjelaskan mantan Bupati Kutai Timur itu juga putra daerah yang berani. Pernah mencalonkan diri menjadi calon wakil presiden. "Itu pertaruhannya kalau bicara sosok," ujarnya.

Didampingi Hadi Mulyadi sebagai calon wakil gubernur yang merupakan kader PKS, seorang yang agamis, santun yang bisa mengimbangi Isran Noor. "Insya Allah punya peluang untuk menang," terang Sutrisno.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon