Simon McMenemy Bela Performa Yanto Basna

Simon McMenemy Bela Performa Yanto Basna
Simon McMenemy. ( Foto: Antara )
/ JAS Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:26 WIB

Gianyar, Beritasatu.com - Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy membela penampilan bek tengah sekaligus kapten pasukannya Rudolof Yanto Basna usai skuatnya ditaklukkan 1-3 oleh Vietnam dalam lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (15/10/2019).

“Secara umum dia tampil bagus,” ujar Simon usai laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) malam.

Performa Yanto Basna dalam laga kontra Vietnam mendapatkan sorotan setelah dia membuat dua kekeliruan yang berujung pada gol lawan.

Saat gol pertama Vietnam, bek asal Sorong tersebut gagal mengamankan bola di garis gawang saat terjadi kemelut setelah tendangan sudut. Situasi itu dimanfaatkan oleh Do Duy Manh untuk mencetak gol.

Kemudian, pesepak bola berusia 24 tahun itu melanggar Do Hung Dung di kotak terlarang yang membuat wasit memberikan tendangan penalti kepada Vietnam. Que Ngoc Hai mengeksekusi kesempatan itu dengan sempurna.

Simon McMenemy juga mengungkapkan alasan menunjuk Yanto Basna sebagai kapten.

“Dia bisa berbicara dengan para pemain dan memberikan motivasi. Selain itu, Yanto Basna menjaga rasa hormat kepada pemain lain,” ujar Simon.

Bek Indonesia, Rudolof Yanta Basna (kanan), saat melawan Vietnam, 15 Oktober 2019. (Foto: ANTARA)

Penampilan Yanto Basna sebagai kapten pada laga melawan Vietnam menjadi yang pertama baginya selama bermain bersama timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy.

Sebelumnya, ban kapten dilingkarkan ke lengan kiper Andritany Ardhiyasa atau bek tengah Hansamu Yama. Keduanya sama sekali tidak diturunkan pada pertandingan melawan Vietnam meski berada di bangku cadangan.

Mengenai posisi kapten timnas, Simon mengaku sulit mencari sosok yang benar-benar bisa dijadikan pemimpin tangguh.

“Coba beri tahu ke saya siapa pemain di liga yang cocok jadi pemimpin di timnas. Mungkin terakhir kali ada Hamka Hamzah. Sulit mencari kapten timnas di Indonesia, mungkin karena berlawanan dengan budaya,” kata Simon.

Penunjukan perdana Yanto Basna sebagai kapten timnas diwarnai dengan kekalahan 1-3 dari Vietnam.

Yanto Basna sendiri mengaku terpukul dengan kekalahan dari Vietnam. Sebagai kapten, dia merasa bertanggung jawab atas hasil tersebut.

“Saya sebagai kapten bertanggung jawab. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi hasilnya begini. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kami,” tutur pemain yang merumput di Liga Thailand bersama Sukhothai FC itu.

Tim nasional Indonesia dikalahkan tamunya Vietnam dengan skor 1-3 dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/10/2019) malam.

Gol-gol Vietnam dari Do Duy Manh, Que Ngoc Hai, Nguyen Tien Linh, hanya bisa dibalas Irfan Bachdim beberapa menit sebelum laga berakhir.

Hasil itu membuat Indonesia belum pernah menang dari empat pertandingan Grup G. Squad Garuda pun terbenam di dasar klasemen dengan nol poin. Ada pun Vietnam naik ke posisi kedua dengan meraup tujuh poin dari tiga laga.



Sumber: ANTARA