Pameran Alat Perang Indo Defence di JIExpo Dibuka untuk Umum Besok
Jumat, 13 Juni 2025 | 14:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pameran Indo Defence 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat dibuka untuk umum pada Sabtu (13/6/2025). Masyarakat bisa melihat langsung berbagai alat utama sistem persenjataan alutsista (alutsista) canggih dari berbagai negara, mulai dari senapan hingga kendaraan tempur.
“Kesempatan untuk masyarakat luas berkunjung, menyaksikan, melakukan eksplorasi," kata
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang.
Menurutnya, masyarakat juga bisa menjelajahi produk-produk dari sektor industri pertahanan Indonesia di Indo Defence 2025 yang sudah resmi dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (11/6/2025).
Dalam sambutannya pada saat pembukaan, Prabowo mengatakan pertahanan adalah kunci mempertahankan kemerdekaan dan mewujudkan kesejahteraan.
Menurutnya, sejarah manusia mengajarkan suatu bangsa yang tidak mau berinvestasi terhadap pertahanannya sendiri, maka kedaulatannya bisa dirampas.
Prabowo mengatakan tak ada bangsa yang waras menginginkan perang. Namun, kesiapsiagaan adalah wujud rasionalitas bernegara.
Baca Juga: Mortir Khusus Buatan Qatar untuk Indonesia Dipamerkan di Indo Defence
Dunia modern dengan segala kemajuan sains dan teknologi membutuhkan perlindungan yang sepadan. Dalam lanskap itu, investasi di sektor pertahanan tak hanya tentang tank dan pesawat tempur, melainkan juga tentang cyber defense, sistem komando digital, hingga pengembangan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi ancaman hibrida.
Indo Defence 2025 membawa semangat itu secara nyata. Mengusung tema “Defence Partnerships for Global Peace & Stability”, ajang ini menghadirkan 1.180 peserta dari 42 negara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




