Soal Peluru Karet, Polda Metro Tegaskan Pengamanan Demo Sesuai SOP
Minggu, 31 Agustus 2025 | 22:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya akhirnya memberikan penjelasan terkait ramainya isu penggunaan peluru karet dalam pengamanan unjuk rasa di Jakarta selama sepekan terakhir.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan, setiap langkah kepolisian selalu dilakukan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP).
“Ada tahapan-tahapannya. Jadi saya tidak merespons detail soal itu. Namun, yang jelas, upaya-upaya ada SOP-nya,” ujarnya saat ditemui wartawan di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (31/8/2025).
Ade menekankan, fokus utama Polda Metro Jaya adalah memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Ia juga memastikan tindakan tegas tetap dilakukan terhadap aksi anarkistis, tetapi secara terukur dan sesuai aturan.
“Tujuan utama kami adalah melindungi dan memberikan rasa aman. SOP-nya sudah jelas, aturan dan tahapan tindakan pun ada. Jadi sekalipun menghadapi situasi anarkistis, polisi tetap bertindak tegas, tetapi terukur,” tambahnya.
Isu ini mencuat setelah beredarnya pernyataan viral Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di media sosial, Sabtu (30/8/2025). Dalam pernyataannya, Listyo menegaskan aparat boleh menggunakan peluru karet jika massa mencoba masuk ke asrama Brimob.
“Kalau sampai masuk ke asrama, tembak dahulu. Kalian punya peluru karet, tembak. Paling tidak kakinya, tidak usah ragu-ragu,” kata Listyo dalam pernyataan yang beredar luas tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




