Siap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Kapasitas Tempat Tidur Isolasi dan ICU di Jakarta Memadai
Senin, 17 Mei 2021 | 23:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti memastikan fasilitas kesehatan DKI Jakarta telah bersiap menghadapi lonjakan kasus aktif Covid-19 setelah Lebaran 2021. Dia mengatakan, kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU di 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Jakarta masih memadai.
"Hingga hari ini, kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU masih di atas 50%, masih memadai," ujar Widyastuti dalam keterangannya, Senin (17/5/2021).
Widyastuti merincikan pihaknya, telah menyiapkan 6.633 tempat tidur isolasi dan 1.007 fasilitas ICU. Dari kapasitas tersebut, tingkat keterisiannya juga tergolong masih dapat dikendalikan, yakni tempat tidur isolasi telah terisi 1.724 atau 26% dan ICU terisi 338 pasien atau 34%.
"Jadi, tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU masih di bawah 50%. Dengan ini, fasilitas kesehatan kita siap menghadapi penambahan kasus," tandas dia.
Pemprov DKI, kata Widyastuti akan terus memantau dan mewaspadai klaster mudik 2021. Terlebih, dari pengalaman libur Natal dan Tahun Baru serta Lebaran pada tahun sebelumnya, mayoritas penduduk DKI Jakarta pergi ke Pulau Jawa, Bali, dan wilayah Sumatera Utara. Mayoritas penduduk menggunakan mobil pribadi, sehingga akan membutuhkan bantuan informasi dari RT, RW, serta kader untuk identifikasi pelaku mudik. Perlu juga antisipasi jalur bus dan travel.
"Meskipun pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dan melakukan penyekatan, tetapi kami tetap mewaspadai adanya potensi klaster hasil dari bepergian ini," pungkas Widyastuti.
Secara terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 6.230 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.361 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 421 positif dan 3.940 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 2.735 orang dites, dengan hasil 45 positif dan 2.690 negatif.
"Untuk rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 362.194. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 39.113. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 147 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.293 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," ungkap Dwi.
Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 419.629 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 405.229 dengan tingkat kesembuhan 96,6%, dan total 7.107 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%.
"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,4%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," kata Dwi.
Sementara itu, lanjut Dwi, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 2.195.927 orang (73,2%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 1.483.715 orang (49,4%).
Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 129.318 orang (115,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 113.982 orang (101,5%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.
Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 584.827 orang (64,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 502.660 orang (55,1%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang.
Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.481.782 orang (75,0%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 867.073 orang (43,9%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




