ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bareskrim Tunggu Laporan Terkait Sistem BSI yang Diretas Hacker Lockbit

Rabu, 17 Mei 2023 | 17:13 WIB
SW
R
Penulis: Stefani Wijaya | Editor: RZL
Teller melayani nasabah di Kantor BSI Cabang Jakarta Thamrin, di Jakarta, Kamis, 11 Mei 2023.
Teller melayani nasabah di Kantor BSI Cabang Jakarta Thamrin, di Jakarta, Kamis, 11 Mei 2023. (B Universe Photo/Mohammad Defrizal/Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - Bareskrim Polri masih menunggu adanya laporan dari masyarakat terkait adanya peretasan layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) oleh geng peretas (hacker) LockBit beberapa waktu lalu.

"Kami masih menunggu laporan lebih lanjut supaya menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan upaya-upaya yang lain," kata Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (17/5/2023).

Dikatakan Sandi, Bareskrim sudah memantau kasus peretasan tersebut. Meskipun pihaknya belum menerima laporan terkait kasus itu tetapi Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim sudah mengumpulkan data-data terkait peretasan.

"Kalau secara pribadi atau mungkin tim dari Direktorat Siber tentunya sudah mengumpulkan data-data terkait hal tersebut supaya nantinya kalau ada pertanyaan ada laporan lebih lanjut, pihak siber juga bisa menindaklanjuti segera mungkin," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, geng hacker LockBit mengaku sebagai aktor yang meretas layanan Bank Syariah Indonesia (BSI). Hal itu diungkap Dark Tracer dalam akun Twitternya @darktracer_int. Layanan BSI sendiri sudah mengalami gangguan sejak Senin (8/5/2023), mulai dari mobile banking hingga ATM.

"Geng ransomware LockBit mengaku bertanggung jawab atas gangguan semua layanan di Bank Syariah Indonesia. Mereka menyatakan bahwa itu adalah akibat dari serangan mereka," cuit @darktracer_int, Sabtu (13/5/2023).

Geng LockBit juga mengaku telah mencuri 15 juta catatan pelanggan, informasi karyawan, dan sekitar 1,5 terabyte data internal. Mereka selanjutnya mengancam akan merilis semua data di web gelap jika negosiasi gagal.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tancap Gas Awal 2026, BSI Salurkan Rp 1,65 Triliun KUR Syariah untuk 11 Ribu UMKM

Tancap Gas Awal 2026, BSI Salurkan Rp 1,65 Triliun KUR Syariah untuk 11 Ribu UMKM

EKONOMI
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

EKONOMI
BSI Berangkatkan 2.261 Pemudik Gratis ke Jawa-Sumatera

BSI Berangkatkan 2.261 Pemudik Gratis ke Jawa-Sumatera

EKONOMI
Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122%, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatera

Peserta Mudik Gratis BSI Melonjak 122%, 385 Difabel Turut Berangkat ke Jawa dan Sumatera

EKONOMI
BSI Berbagi, 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

BSI Berbagi, 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

EKONOMI
Milad ke-5, BSI Gelar

Milad ke-5, BSI Gelar "Langkah Emas" Ajak Masyarakat Bangun Generasi Sehat dan Merdeka Finansial

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon