TikTok Kembali Hadir di Indonesia Gandeng GOTO, Mendag: Kerja Sama Boleh
Rabu, 6 Desember 2023 | 15:36 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menanggapi terkait kabar bahwa ByteDance Ltd, induk perusahaan TikTok, berencana menjalin kemitraan dengan PT Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) untuk mengembangkan platform e-commerce baru.
"Kan kalau kerja sama boleh, kerja sama buka boleh. Kecuali usaha baru, kalau kerja sama saja boleh," ujar Zulhas seusai menghadiri "Peluncuran Buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital" di Jakarta, Rabu (6/12/2023).
Mendag menyampaikan, kerja sama tersebut diperbolehkan selama memenuhi aturan yang berlaku, yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik. “Kalau kerja sama boleh saja. Industri luar negeri kerja sama kan boleh,” kata Zulhas.
Mendag menegaskan pemerintah berkomitmen mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku usaha e-commerce dalam negeri, sambil meningkatkan perlindungan konsumen. Zulhas menekankan pentingnya mengatur agar platform social commerce atau e-commerce dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mendukung UMKM serta industri lokal.
“Intinya kita tata agar social commerce atau e-commerce itu bisa mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bisa menjadi pendukung bagi UMKM dan industri kita untuk menguasai pasar," kata dia.
Walaupun demikian, Zulhas menyatakan bahwa hingga saat ini TikTok Shop tidak mengajukan izin baru untuk usaha e-commerce. "Izin baru, belum. Izin baru (mungkin) enggak, tetapi kerja sama dengan yang lokal," ujar dia.
Sebelumnya, ByteDance Ltd, pemilik TikTok, telah setuju untuk berinvestasi dalam unit usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan menjalin kemitraan dalam layanan belanja online. Langkah ini menandai awal kerja sama e-commerce internasional dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, sebagaimana dilaporkan Bloomberg pada Selasa (5/12/2023).
Meski demikian, detail kerja sama ini diperkirakan akan diumumkan pada minggu depan, dengan perincian akhir masih dalam tahap pembahasan dan kemungkinan mengalami perubahan sebelum diresmikan. Kesepakatan ini juga tergantung pada persetujuan regulator di Indonesia, dan masih ada risiko kegagalan jika tidak disetujui.
Investasi ini dianggap sebagai langkah pertama bagi TikTok Shop, anak perusahaan layanan video ByteDance yang telah berhasil merambah bisnis belanja online dari Amerika Serikat hingga Eropa.
Bloomberg melaporkan bahwa perwakilan dari TikTok dan GoTo tidak memberikan komentar terkait hal ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




