ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Luncurkan Danantara, Presiden Prabowo: Indonesia Tak Akan Jual Murah Sumber Daya Alam

Senin, 24 Februari 2025 | 12:47 WIB
CS
DM
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: DM
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan lagi menjual sumber daya alam (SDA) dengan harga murah. Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin,24 Februari 2025.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan lagi menjual sumber daya alam (SDA) dengan harga murah. Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin,24 Februari 2025. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan lagi menjual sumber daya alam (SDA) dengan harga murah. Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2/2025).

"Kita tidak mau lagi menjual sumber daya alam murah. Kita tidak ingin hanya menjadi penyedia bahan mentah bagi negara lain. Kita bertekad ingin menjadi negara maju," tegas Prabowo.

Peluncuran Danantara merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan kekayaan alam Indonesia. Prabowo menargetkan aset yang dikelola Danantara mencapai US$ 900 miliar, menjadikannya salah satu sovereign wealth fund terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

Menurut Prabowo, visi ini bukanlah hal baru, melainkan kelanjutan dari perjuangan para pemimpin Indonesia sebelumnya dalam mengelola sumber daya nasional secara bijaksana.

"Sejak awal kemerdekaan, para pendiri bangsa telah mendirikan Bank Industri Negara untuk membiayai perkebunan dan industri pertambangan. Presiden Soekarno juga mendirikan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan membesarkan Institut Teknologi Bandung (ITB) karena memandang pertanian dan teknologi sebagai sektor strategis," jelas Prabowo terkait pembentukan BPI Danantara.

Prabowo menekankan, setiap presiden, mulai dari Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo, telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

Dengan adanya Danantara, Prabowo yakin Indonesia dapat memaksimalkan pemanfaatan kekayaan sumber daya alam, mengoptimalkan peran BUMN, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Setelah hampir 80 tahun kemerdekaan, kini saatnya kita mewujudkan visi para pendiri bangsa. Kita harus memastikan kekayaan Indonesia benar-benar bermanfaat bagi rakyat dan meningkatkan penghasilan mereka," tegasnya.

Prabowo juga optimistis langkah pembentukan BPI Danantara akan membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi, mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, dan mendorong industri hilir dalam negeri.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Yakin Indonesia Mampu Lewati Krisis Global

Prabowo Yakin Indonesia Mampu Lewati Krisis Global

NASIONAL
1 Tahun Danantara, Prabowo: Jangan Beri Saya Laporan Palsu Lagi

1 Tahun Danantara, Prabowo: Jangan Beri Saya Laporan Palsu Lagi

NASIONAL
Di AS, Prabowo Tekankan Kepastian Hukum bagi Investor

Di AS, Prabowo Tekankan Kepastian Hukum bagi Investor

EKONOMI
Prabowo Temui 12 CEO Perusahaan Investasi Raksasa di AS

Prabowo Temui 12 CEO Perusahaan Investasi Raksasa di AS

EKONOMI
Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Ini Dua Proyek Hijau Pertamina yang Diresmikan Danantara

Makin Serius Garap Energi Ramah Lingkungan, Ini Dua Proyek Hijau Pertamina yang Diresmikan Danantara

EKONOMI
6 Proyek Hilirisasi Danantara Siap Groundbreaking Jumat 6 Februari

6 Proyek Hilirisasi Danantara Siap Groundbreaking Jumat 6 Februari

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon