Sudaryono Terpilih Aklamasi, HKTI Akhiri Dualisme Kepemimpinan
Rabu, 25 Juni 2025 | 20:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) resmi mengakhiri konflik dualisme kepemimpinan yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.
Dua kubu yang selama ini bersaing, yakni kubu Fadli Zon dan Moeldoko, sepakat menunjuk Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai ketua umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI periode 2025-2030.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam Musyawarah Nasional X HKTI dan Kongres Tani Indonesia yang digelar di Kementerian Pertanian pada Selasa (24/6/2025). Dalam forum tersebut, Sudaryono menjadi calon tunggal dan ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua umum yang baru, tepat pada 25 Juni 2025.
“HKTI akan bersatu dari pusat hingga kecamatan. Tak ada lagi dualisme,” tegas Sudaryono dalam konferensi pers, Rabu (25/6/2025).
Sudaryono, yang berasal dari keluarga petani, menyampaikan bahwa amanah ini adalah tanggung jawab besar. Ia berkomitmen menjadikan HKTI sebagai organisasi yang benar-benar memperjuangkan kesejahteraan petani dan kedaulatan pangan nasional.
Ia menekankan pentingnya menyatukan visi dan misi seluruh jajaran pengurus, dari pusat hingga daerah, untuk berfokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Kalau petani sejahtera, negara pun kuat. Impor tidak perlu, ekonomi bergerak,” ujarnya.
Sejak didirikan pada 1973, HKTI merupakan salah satu organisasi penting bagi para petani Indonesia. Namun, selama bertahun-tahun, konflik kepemimpinan antara dua tokoh nasional, Fadli Zon dan Moeldoko, memecah organisasi ini menjadi dua kubu.
Kini, konflik tersebut resmi berakhir secara damai. Keduanya mendukung Sudaryono sebagai pemimpin tunggal dan simbol persatuan baru HKTI.
“Dalam penyelenggaraan Munas kali ini, HKTI yang diketuai Pak Fadli Zon dan juga HKTI yang diketuai Pak Moeldoko akan bersatu. Tidak ada lagi dualisme,” pungkas Sudaryono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




