Chandra Asri Group dan Kemhan RI Perkuat Ketahanan Nasional Lewat Program Latsarmil Komcad 2025
Rabu, 20 Agustus 2025 | 13:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) dan TNI meluncurkan program Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) 2025. Bertempat di Pusat Pendidikan Kavaleri, Padalarang, Jawa Barat, program ini menjadi langkah nyata kedua pihak dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan siap membela negara.
Pada tahap pertama, sebanyak 181 mahasiswa Politeknik Industri Petrokimia Banten (PIPB) terpilih dari lebih 200 peserta seleksi untuk mengikuti Latsarmil Komcad. Secara keseluruhan, program ini menargetkan partisipasi 500 mahasiswa yang akan direalisasikan melalui beberapa tahap pelaksanaan.
Selama masa pelatihan, mereka akan dibekali kemampuan dasar militer, kepemimpinan, dan nilai-nilai bela negara. Tujuannya, agar mahasiswa PIPB tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan semangat juang yang tinggi.
Legal, External Affairs & Circular Economy Director Chandra Asri Group Edi Rivai menyatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk berkontribusi lebih dari sekadar membangun industri.
"Program ini adalah kesempatan strategis bagi kami untuk memastikan mahasiswa PIPB tidak hanya siap memasuki dunia kerja, dengan kompetensi teknis, tetapi juga memiliki ketangguhan, kepemimpinan dan berkontribusi nyata terhadap masa depan Indonesia,” ujarnya.
Menariknya, program ini menjadi kolaborasi Komcad pertama di Indonesia yang melibatkan dunia swasta.
Direktur Sumber Daya Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan melihat ini sebagai bukti sinergi positif antara industri dan militer.
"Ini merupakan bukti bahwa sinergi antara dunia industri dan TNI dibutuhkan, tidak hanya dalam membela negara, tetapi juga dalam membentuk generasi unggul, disiplin, dan siap berkarya bagi perusahaan, industri, serta kemajuan bangsa Indonesia,” pungkas Hengki.
Mahasiswa yang berpartisipasi berasal dari tiga jurusan PIPB, yakni Teknologi Proses, Teknologi Mesin, dan Teknologi Instrumentasi, di mana yang semuanya relevan dengan kebutuhan industri petrokimia nasional. Chandra Asri Group merupakan mitra PIPB yang turut serta menggagas pendirian dan berperan aktif dalam penyusunan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan PIPB diharapkan tidak hanya menjadi tenaga kerja terampil, tetapi juga sumber daya manusia andal yang siap memperkuat industri nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
Chandra Asri Group Dorong Pemanfaatan CIRCLO© untuk Proyek Aspal Plastik di PLTU Jawa 9 & 10
EKONOMIBERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Harga Emas Dunia Tertekan Imbas Data Tenaga Kerja AS yang Kuat




