Kebijakan Pemerintah Buat Indonesia Jadi Surga Pasar Kripto
Jumat, 26 September 2025 | 07:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Adopsi aset kripto di Indonesia semakin tinggi. Berdasarkan laporan terbaru Chainalysis bertajuk 2025 Geography of Cryptocurrency Report, Indonesia mencatatkan lonjakan on-chain value received sebesar 103% dalam periode Juli 2024 hingga Juni 2025.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, melihat adopsi kripto di Indonesia memang menunjukkan peningkatan yang konsisten, baik di pasar spot maupun derivatif (futures). Menurutnya, peningkatan ini didorong regulasi yang semakin jelas dan peran generasi muda.
Calvin menjelaskan, pendorong terbesar adopsi kripto di Indonesia yakni demografi, di mana mayoritas masyarakat berasal dari generasi muda digital native yang terbiasa dengan teknologi, cepat beradaptasi dengan tren baru, dan aktif mencari peluang investasi di luar instrumen tradisional.
Dukungan regulasi dan inovasi produk yang semakin matang juga membuka akses lebih luas, menjadikan transaksi aset kripto kian mudah, cepat, dan inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat.
"Arah kebijakan pemerintah dan regulator seperti OJK yang terus memperkuat tata kelola industri memberi kepastian lebih besar bagi pelaku pasar," kata Calvin.
On-chain value received merujuk pada total nilai aset kripto yang tercatat masuk ke dalam jaringan blockchain suatu wilayah, sehingga menjadi indikator utama untuk mengukur tingkat adopsi dan aktivitas transaksi riil.
Dengan capaian ini, Indonesia menempati posisi pasar kripto dengan pertumbuhan terbesar kedua di Asia-Pasifik (APAC), hanya berada di bawah Jepang yang tumbuh 120%.
Di Tokocrypto sendiri, Calvin mengungkapkan, pertumbuhan volume transaksi tercatat 10% year-on-year hingga Juli 2025. Ini menunjukkan minat masyarakat terus meningkat meski pasar kripto global maupun domestik mengalami fluktuasi.
Ke depan, ia optimistis tren positif aset kripto di Indonesia akan berlanjut. Kondisi makroekonomi yang semakin kondusif berpotensi meningkatkan selera investor serta trader untuk kembali meramaikan pasar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




