Siapkan Regulasi Baru, OJK Targetkan Free Float Naik Capai 25 Persen
Sabtu, 15 November 2025 | 10:43 WIB
Gianyar, Beritasatu.com - Memasuki 2026, OJK menyiapkan langkah-langkah reformasi untuk memperdalam pasar modal Indonesia. Salah satu fokus utama lembaga tersebut ialah meningkatkan level free float Bursa Efek Indonesia (BEI) yang saat ini masih di angka 7,5%, jauh tertinggal dari standar global di kisaran 20-25%.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, pihaknya menargetkan kenaikan bertahap free float menjadi 10%, kemudian 15%, hingga mencapai standar internasional.
"OJK juga memperkuat pengawasan atas potensi distorsi harga, manipulasi pasar, hingga praktik perdagangan tidak wajar. Task force khusus lintas lembaga tengah bekerja bersama, termasuk Kementerian Keuangan, BEI, KSEI, dan SRO lain," ucapnya dalam Capital Market Journalist Workshop di Bali, Sabtu (15/11/2025).
Pada sisi penguatan instrumen, OJK mendorong hadirnya lebih banyak produk berbasis ESG serta memperluas akses perdagangan karbon ke pasar internasional.
“Pengawasan harus berjalan seiring dengan pendalaman pasar. Kita ingin pasar yang likuid, sehat, dan berdaya saing global,” kata Inarno.
OJK juga mendorong lebih banyak emiten besar masuk ke pasar melalui IPO, seraya memperluas basis investor institusi domestik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




