Penjualan Tiket KAI Nataru Capai 4,068 Juta, Arus Balik Mulai Padat
Sabtu, 3 Januari 2026 | 16:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) membukukan penjualan tiket kereta api hingga fase arus balik angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 sebanyak 4,068 juta tiket.
“Arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026. Hingga pukul 08.00 WIB, total penjualan tiket kereta api secara nasional pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 4,068 juta tiket,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Anne menjelaskan, capaian tersebut meningkat 9,06% dibandingkan periode Nataru 2024/2025 yang mencatat penjualan 3,730 juta tiket.
Berdasarkan jenis layanan, penjualan tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) mencapai 3,317 juta tiket, setara 120,2% dari kapasitas 2,761 juta tempat duduk. Sementara itu, kereta api lokal terjual 750.817 tiket atau 100,8% dari kapasitas 745.056 tempat duduk.
Menurut Anne, tingkat okupansi yang melampaui 100% dipengaruhi oleh pola perjalanan penumpang yang dinamis, dengan pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun antara titik keberangkatan dan tujuan akhir.
Ia menambahkan, arus balik Nataru yang terjadi hari ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat setelah libur panjang akhir tahun.
“Memasuki arus balik Natal dan tahun baru, KAI memastikan seluruh layanan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Secara harian, jumlah pelanggan KA jarak jauh dan KA lokal pada Sabtu, 3 Januari 2026 tercatat 202.701 pelanggan (data dinamis hingga pukul 24.00 WIB). Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan pergerakan arus balik usai puncak keberangkatan liburan pada akhir Desember 2025.
Khusus wilayah Daop 1 Jakarta, per 3 Januari 2026 terlihat dominasi arus kedatangan. Untuk KA jarak jauh dan KA lokal, tercatat 39.648 penumpang naik dan 51.165 penumpang turun.
“Khusus KA jarak jauh, jumlah penumpang yang naik mencapai 33.408 orang, sementara yang turun sebanyak 45.075 orang,” jelas Anne.
Ia merinci pergerakan penumpang di stasiun utama Daop 1 Jakarta, yakni Stasiun Pasar Senen (naik 13.967, turun 15.324 penumpang), Stasiun Gambir (naik 8.725, turun 14.448 penumpang), Stasiun Bekasi (naik 5.250, turun 6.392 penumpang), serta Stasiun Jatinegara (naik 2.027, turun 4.590 penumpang).
“Secara kumulatif pada periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, wilayah Daop 1 Jakarta mencatat 763.403 penumpang naik dan 745.249 penumpang turun,” beber Anne.
Adapun secara kumulatif, Stasiun Pasar Senen mencatat 256.351 penumpang naik dan 228.847 penumpang turun, sedangkan Stasiun Gambir membukukan 210.517 penumpang naik dan 195.298 penumpang turun.
Selama masa angkutan Nataru 2025/2026, KAI menyediakan total 3,506 juta tempat duduk untuk layanan kereta api jarak jauh dan lokal. Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta, KAI mengoperasikan 86 perjalanan KA jarak jauh per hari, terdiri atas 68 KA reguler, 16 KA tambahan, dan 2 KA motor gratis (motis).
Anne menambahkan, KAI terus melakukan pemantauan intensif di stasiun utama dan jalur padat selama arus balik. KAI juga mengimbau masyarakat datang lebih awal ke stasiun, memastikan jadwal serta identitas perjalanan sesuai tiket, membawa barang sesuai ketentuan, menjaga barang bawaan dan anak-anak, serta memanfaatkan layanan boarding face recognition agar proses naik kereta lebih cepat dan nyaman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




