ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Defisit APBN Melebar demi Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Kerja

Jumat, 9 Januari 2026 | 15:59 WIB
AS
AD
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: AD
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Jakarta, Jumat 9 Januari 2025.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di Jakarta, Jumat 9 Januari 2025. (Beritasatu.com/Addin Anugrah Siwi)

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah mengakui pelebaran defisit APBN 2025 menjadi 2,92% terhadap produk domestik bruto (PDB) sebagai langkah strategis demi menjaga target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kondisi tersebut masih dalam batas aman dan tidak mengganggu kepercayaan investor.

“Resistansi itu enggak ada masalah, kan tahun kemarin sudah ditutup dan defisitnya masih aman, masih di bawah 3%,” kata Airlangga saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

ADVERTISEMENT

Sebagai catatan, realisasi defisit APBN 2025 mencapai Rp 695,1 triliun atau 2,92% dari PDB. Angka ini melampaui target dalam UU APBN 2025 sebesar Rp 616,2 triliun atau 2,53% dari PDB.

Airlangga menjelaskan, pelebaran defisit ini terjadi karena penerimaan negara hanya mencapai 91,7% dari target, yakni sebesar Rp 2.756,3 triliun dari target Rp 3.005,1 triliun. Sementara itu, realisasi belanja negara tercatat Rp 3.451,4 triliun atau 95,3% dari pagu belanja.

Menurutnya, belanja negara tetap harus digencarkan agar roda ekonomi tetap bergerak, terutama untuk menciptakan lapangan kerja.

“Yang paling penting kita kejar pertumbuhan. Pertumbuhan kan kaitannya direct terhadap employment, penciptaan lapangan kerja. Jadi itu yang kita dorong,” ujarnya.

Airlangga pun optimistis target pertumbuhan ekonomi 2025 bisa tercapai atau setidaknya mendekati. Ia memperkirakan kuartal IV 2025 akan mencatatkan laju pertumbuhan tertinggi dibanding kuartal sebelumnya.

“Kita lihat, pertumbuhan di kuartal IV itu di antara kuartal-kuartal sebelumnya tumbuh bisa menjadi yang tertinggi, sehingga mungkin secara keseluruhan target daripada APBN untuk pertumbuhan bisa mendekati,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Defisit APBN Rp 180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Fiskal Tetap Aman

Defisit APBN Rp 180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Fiskal Tetap Aman

EKONOMI
Purbaya Yakinkan S&P Defisit APBN Terjaga di Bawah 3 Persen

Purbaya Yakinkan S&P Defisit APBN Terjaga di Bawah 3 Persen

EKONOMI
Kombinasi Sentimen Picu Rupiah Tetap pada Rp 17.800 Per Dolar AS

Kombinasi Sentimen Picu Rupiah Tetap pada Rp 17.800 Per Dolar AS

EKONOMI
Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen dari PDB

Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen dari PDB

EKONOMI
Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon