ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kejar Ekonomi 5,4 Persen, InJourney Andalkan Pariwisata dan Aviasi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:39 WIB
BI
DM
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: DM
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan perusahaan akan memaksimalkan seluruh potensi bisnis aviasi dan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan perusahaan akan memaksimalkan seluruh potensi bisnis aviasi dan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), terus memperkuat perannya dalam mendukung target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4% pada tahun ini.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan perusahaan akan memaksimalkan seluruh potensi bisnis aviasi dan pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Ke depan, InJourney diharapkan dapat terus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (GDP) kisaran 4,1% hingga 6%,” ujar Maya dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, InJourney telah mengimplementasikan sejumlah inisiatif strategis, mulai dari transformasi bandara hingga peningkatan konektivitas udara untuk memperkuat ekosistem pariwisata nasional.

Selain itu, perusahaan juga fokus mengembangkan destinasi budaya, edukasi, dan pariwisata berbasis kesehatan. Beberapa proyek transformasi destinasi yang telah dijalankan, antara lain Candi Borobudur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pembangunan International Medical Tourism di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, serta pengembangan kawasan Mandalika dan Golo Mori.

Maya menegaskan, aviasi dan pariwisata memiliki peran strategis sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional. Capaian dan transformasi yang telah dilakukan InJourney menjadi fondasi penting dalam menjalankan peran ganda secara berimbang.

Di bawah koordinasi Danantara Indonesia, InJourney menjalankan fungsi sebagai pencipta nilai (value creation) sekaligus agen pembangunan (agent of development). “Kami berharap seluruh upaya InJourney, dengan dukungan penuh para pemangku kepentingan, dapat menciptakan nilai yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” pungkas Maya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Terminal 2F Soetta Hadirkan Layanan Haji dan Umrah Kelas Dunia

Terminal 2F Soetta Hadirkan Layanan Haji dan Umrah Kelas Dunia

EKONOMI
Optimalkan Kelancaran Arus Mudik Lebaran, InJourney Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%

Optimalkan Kelancaran Arus Mudik Lebaran, InJourney Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%

NASIONAL
H+4 Lebaran, Bandara Soetta Dipadati 180.000 Penumpang Malam Ini

H+4 Lebaran, Bandara Soetta Dipadati 180.000 Penumpang Malam Ini

EKONOMI
Perang di Timur Tengah Berdampak pada Pariwisata Indonesia

Perang di Timur Tengah Berdampak pada Pariwisata Indonesia

NASIONAL
Redam Efek Gejolak Timur Tengah, InJourney Andalkan Wisata Domestik

Redam Efek Gejolak Timur Tengah, InJourney Andalkan Wisata Domestik

EKONOMI
InJourney Beri Diskon 50 Persen Tarif Jasa Bandara Saat Lebaran 2026

InJourney Beri Diskon 50 Persen Tarif Jasa Bandara Saat Lebaran 2026

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon