Stok Pangan Indonesia Aman Jelang Ramadan, Beras Ada 14,4 Juta Ton
Kamis, 5 Februari 2026 | 07:07 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga bahan pokok nasional berada dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan 2026. Koordinasi lintas kementerian hingga pelaku usaha terus dilakukan untuk menjaga pasokan serta mengendalikan harga di pasaran.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan secara umum tidak terdapat persoalan berarti terkait ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.
“Aman, tidak ada masalah. Relatif aman," ujar Budi saat ditemui seusai rapat bersama Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Busan itu, pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari dinas terkait hingga distributor dan pemasok, guna memastikan kelancaran rantai pasok hingga periode Lebaran.
Pemerintah, kata dia, telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga pasokan dan mengendalikan harga di pasaran.
Berdasarkan laporan terbaru dari pelaku usaha hingga distributor, tidak terdapat kendala berarti dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat. Seluruh rantai pasok disebut siap mengamankan kebutuhan hingga periode Lebaran mendatang.
“Kemarin juga sudah lapor dengan dinas, distributor, dan pemasok, mereka siap untuk mengamankan Lebaran. Mudah-mudahan harga-harga bisa terkendali,” lanjutnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Pertanian juga memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Bahkan, stok beras nasional tercatat surplus hingga 14,48 juta ton untuk periode Januari–Maret 2026.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan, kepastian tersebut diperoleh berdasarkan pemantauan proyeksi neraca pangan serta evaluasi lapangan yang dilakukan bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.
"Berdasarkan hasil pemantauan proyeksi neraca pangan serta evaluasi lapangan yang kami lakukan bersama badan pangan nasional, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, kami laporkan kondisi produksi, pasokan, dan stok pangan strategis nasional dalam kondisi cukup aman untuk menghadapi Ramadan 1447 Hijriyah,” kata Amran dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (3/2/2026).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




