ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Juda Agung Jadi Wamenkeu, Airlangga Dorong Fiskal-Moneter Makin Solid

Kamis, 5 Februari 2026 | 16:59 WIB
CS
DM
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: DM
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap kehadiran Juda Agung sebagai wakil menteri keuangan (Wamenkeu) dapat memperkuat sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter nasional. Keselarasan kedua kebijakan tersebut menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap kehadiran Juda Agung sebagai wakil menteri keuangan (Wamenkeu) dapat memperkuat sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter nasional. Keselarasan kedua kebijakan tersebut menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap kehadiran Juda Agung sebagai wakil menteri keuangan (Wamenkeu) dapat memperkuat sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter nasional.

Menurut Airlangga, keselarasan kedua kebijakan tersebut menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. “Harapannya sinkronisasi fiskal dan moneter akan semakin baik,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Airlangga menilai Juda Agung sebagai sosok teknokrat berpengalaman dengan rekam jejak panjang bidang ekonomi. Pengalaman Juda yang lama berkarier di Bank Indonesia (BI) diyakini dapat memberi perspektif baru dalam perumusan kebijakan fiskal pemerintah. “Dengan berkarier lama di BI, itu bisa memberi warna dalam kebijakan fiskal,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Pelantikan Juda Agung sebagai wamenkeu dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.

Dalam pos barunya, Juda Agung menggantikan Thomas Djiwandono yang kini menjabat sebagai deputi gubernur Bank Indonesia. Keduanya disebut bertukar posisi, mengingat sebelumnya Juda Agung menjabat sebagai deputi gubernur BI sejak Januari 2022 hingga pengunduran dirinya efektif pada Januari 2026.

Dengan latar belakang tersebut, pemerintah berharap koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter semakin solid dalam menghadapi tantangan perekonomian nasional.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamenkeu Ungkap Indonesia Belum Alami 3 Tanda Krisis Ini

Wamenkeu Ungkap Indonesia Belum Alami 3 Tanda Krisis Ini

EKONOMI
Purbaya Diisukan Masuk Rumah Sakit, Begini Jawaban Wamenkeu

Purbaya Diisukan Masuk Rumah Sakit, Begini Jawaban Wamenkeu

EKONOMI
Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

EKONOMI
Juda Agung Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lebih Merata Tiap Kuartal

Juda Agung Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lebih Merata Tiap Kuartal

EKONOMI
Profil Juda Agung, Sosok Wakil Menteri Keuangan RI yang Baru

Profil Juda Agung, Sosok Wakil Menteri Keuangan RI yang Baru

NASIONAL
Purbaya Minta Juda Agung Pastikan Integritas Pasar Modal

Purbaya Minta Juda Agung Pastikan Integritas Pasar Modal

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon