Koreksi Harga Emas Hari Ini Bukan Akhir dari Reli Besar
Rabu, 18 Februari 2026 | 10:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pasar logam mulia kembali mengingatkan investor bahwa tidak ada harga yang naik tanpa koreksi. Meski investor logam mulia masih memulihkan diri dari tekanan tajam bulan lalu, fundamental pasar dinilai tetap solid dan menjanjikan dalam jangka panjang.
CEO American Pacific Mining, Warwick Smith, menegaskan volatilitas harga tidak mengubah prospek jangka panjang sektor logam, khususnya emas dan tembaga.
“Terlepas dari volatilitas harga, dunia tetap membutuhkan lebih banyak tembaga, dan emas masih menjadi aset lindung nilai (safe haven). Tidak ada yang terus naik tanpa jeda. Namun, itu tidak mengubah gambaran jangka panjang.” kata Smith dalam wawancara dengan Kitco News, dikutip Rabu (18/2/2026).
Harga emas dunia pada Selasa (17/2/2026) sempat jatuh hingga 2% ke bawah level US$ 5.000 per ons troi. Pergerakan harga emas dunia ini juga turut berdampak pada harga emas Antam yang jatuh Rp 40.000 ke level Rp 2,878 juta per gram pada hari ini, Rabu (18/2/2026).
Meski terjadi koreksi, Smith menilai tidak ada perubahan mendasar dalam peran emas di level global. Fragmentasi ekonomi, proteksionisme, dan ketegangan geopolitik masih menopang permintaan terhadap logam moneter.
Menurutnya, aksi jual pada Januari 2026 lebih disebabkan oleh faktor teknikal dan posisi pasar yang sudah terlalu jenuh beli, bukan karena perubahan permintaan.
Volatilitas Tinggi
Kepala Analis Logam Mulia HSBC, James Steel, menilai pasar logam mulia, khususnya emas, diperkirakan akan diwarnai volatilitas sepanjang 2026. Menurutnya, kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) dan pergerakan dolar AS tetap menjadi faktor utama penentu permintaan emas.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




