ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Purbaya Blak-blakan, Insentif Baru Kendaraan Listrik Masih Digodok

Jumat, 10 April 2026 | 20:10 WIB
AS
AD
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: AD
Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya Yudhi Sadewa. (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah masih mengkaji pemberian insentif baru untuk kendaraan listrik pada 2026, baik untuk mobil maupun sepeda motor. Hingga saat ini, pembahasan kebijakan tersebut belum mencapai keputusan final.

Purbaya menjelaskan, kajian insentif mobil listrik dilakukan setelah pertemuannya dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo)

Pada pertemuan tersebut, pemerintah menampung berbagai masukan dari pelaku industri terkait skema insentif yang dinilai efektif menjaga pergerakan pasar otomotif domestik sekaligus mempercepat transisi ke kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

“Gaikindo ngundang mau pameran mobil, tetapi juga diskusi untuk, misalnya kalau perlu insentif, insentif seperti apa untuk mobil listrik dan lain-lain. Ini diskusinya belum selesai, nanti masih akan saya ketemu lagi dengan mereka,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Sementara itu, untuk insentif sepeda motor listrik, Purbaya menyebut pembahasan masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. Pemerintah sedang  menyiapkan kemungkinan skema insentif baru, tetapi bentuk dan mekanismenya masih dalam tahap perumusan.

“Saya masih akan bicarakan dengan menperin. Kita kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru,” katanya.

Ia menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah merancang insentif baru, bukan melanjutkan kebijakan sebelumnya. Pemerintah ingin memastikan kebijakan yang disusun benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.

Selain mempertimbangkan aspek fiskal, pemerintah juga menilai dampak kebijakan terhadap industri otomotif nasional secara menyeluruh, termasuk daya saing dan keberlanjutan industri.

Sebelumnya, pertemuan antara pemerintah dan Gaikindo juga membahas upaya penguatan pasar otomotif domestik serta percepatan transisi menuju kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.

“Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan agar industri otomotif dalam negeri semakin kompetitif secara global, sekaligus mendorong transisi menuju kendaraan yang lebih bersih,” ujar Purbaya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Insentif untuk Kendaraan Listrik Ditunda, Sampai Kapan?

Insentif untuk Kendaraan Listrik Ditunda, Sampai Kapan?

OTOTEKNO
Siap-siap! Juni 2026 Pemerintah Guyur Insentif 200.000 Unit EV

Siap-siap! Juni 2026 Pemerintah Guyur Insentif 200.000 Unit EV

MULTIMEDIA
Purbaya Siapkan Insentif Pajak untuk 200.000 Kendaraan Listrik

Purbaya Siapkan Insentif Pajak untuk 200.000 Kendaraan Listrik

EKONOMI
Insentif 100.000 Mobil dan Motor Listrik Berlaku Mulai Juni 2026

Insentif 100.000 Mobil dan Motor Listrik Berlaku Mulai Juni 2026

OTOTEKNO
Menperin Temui Menkeu Bahas Insentif EV dan Industri Nasional

Menperin Temui Menkeu Bahas Insentif EV dan Industri Nasional

EKONOMI
Mobil Listrik Tetap Bebas Ganjil Genap dan Pajak di Jakarta

Mobil Listrik Tetap Bebas Ganjil Genap dan Pajak di Jakarta

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon