Tertekan Sentimen Global, IHSG Turun 0,24 Persen ke Level 7.541
Rabu, 22 April 2026 | 17:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Indeks terkoreksi 17,77 poin atau 0,24% ke posisi 7.541,6.
Meski melemah, sejumlah saham justru mencatatkan kenaikan signifikan. Beberapa di antaranya bahkan melonjak dalam kisaran 24% hingga 33% dalam satu hari perdagangan.
Aktivitas transaksi di bursa tercatat dengan nilai mencapai Rp 18,06 triliun. Sebanyak 459 saham menguat, sementara 251 saham melemah dan 249 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat 47,5 miliar saham dengan frekuensi 2,92 juta kali transaksi.
Secara sektoral, mayoritas indeks mencatatkan penguatan. Sektor transportasi memimpin kenaikan dengan lonjakan 4,76%. Disusul sektor barang konsumen primer naik 1,21%, perindustrian 1,14%, infrastruktur 1,09%, keuangan 1,05%, kesehatan 0,53%, barang konsumen nonprimer 0,1%, serta teknologi 0,04%.
Pada sisi lain, beberapa sektor justru tertekan. Sektor barang baku melemah 0,68%, energi turun 0,16%, dan properti terkoreksi tipis 0,03%.
Analis dari Pilarmas Investindo Sekuritas menilai pelemahan IHSG dipengaruhi meningkatnya ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah. Hal ini terjadi meskipun terdapat upaya perpanjangan gencatan senjata.
Sentimen negatif muncul setelah rencana lanjutan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran dilaporkan tidak terlaksana. Kondisi ini turut menekan pasar saham kawasan Asia dan memperburuk sentimen global.
Dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati penundaan evaluasi saham Indonesia oleh MSCI yang menjadi faktor tambahan penekan pergerakan indeks.
Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham mencatatkan kenaikan tajam. PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) melesat 33,96%, PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) naik 29,52%, dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat 25%. Selain itu, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) masing-masing naik 24,6%.
Sementara itu, tekanan jual terjadi pada sejumlah saham. PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) turun 14,91%, PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah 14,6%, dan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) terkoreksi 10,26%.
Penurunan juga dialami PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar 9,71% dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 9,62%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




