Pemerintah Siapkan Intervensi Utang Whoosh untuk Keberlanjutan
Selasa, 28 April 2026 | 17:21 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria mengungkapkan, pemerintah sedang menyiapkan langkah intervensi untuk mengatasi beban finansial proyek kereta cepat Whoosh.
Menurut Dony, penyelesaian utang proyek tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada operator, karena berpotensi mengganggu keberlanjutan operasional.
“Kalau dibebankan kepada kereta api saja tentu tidak cukup untuk menanggung beban finansialnya,” ujarnya dalam konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Pemerintah saat ini sedang merancang skema penyelamatan finansial bagi proyek strategis tersebut. Namun, Dony belum memerinci apakah langkah yang diambil berupa restrukturisasi utang, tambahan modal, atau mekanisme lainnya.
Ia menegaskan, fokus utama pemerintah bukan pada bentuk skema, melainkan memastikan keberlanjutan proyek ke depan.
“Jangan terjebak pada bagaimana caranya. Yang penting bagaimana Whoosh ini bisa sustain ke depan,” katanya.
Dony menilai permasalahan utama proyek saat ini bukan pada sisi operasional, melainkan struktur pendanaan yang terbebani utang besar akibat porsi ekuitas yang terbatas. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keberlangsungan usaha jika tidak segera ditangani.
“Yang kita selesaikan adalah beban finansialnya. Operasional itu sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dony memberi sinyal bahwa skema yang tengah disiapkan melibatkan Kementerian Keuangan sebagai bagian dari intervensi pemerintah dalam proyek infrastruktur transportasi massal.
“Nanti strukturnya seperti apa, setelah kami bertemu dengan menteri keuangan akan diumumkan,” ujarnya.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Perkasa Roeslani yang menyebut keputusan restrukturisasi secara administratif telah ditetapkan dan tinggal menunggu pengumuman resmi pemerintah.
“Sudah diputuskan oleh pak menko infra,” kata Rosan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




