Jokowi: Pemerintah Targetkan 200 Teknopreneur Setiap Tahun
Rabu, 30 Maret 2016 | 17:05 WIB
Jakarta – Pemerintah menargetkan lahirnya 200 teknopreneur baru per tahun yang sebagian nantinya akan di kirim ke boothcamp Sillicon Valey untuk menimba ilmu seputar pemasaran digital, EPR, dan consumer protection di dunia digital.
Presiden Joko Widodo menyatakan meski saat ini pemerintah terlambat mengejar potensi ekonomi digital sekitar US$ 13 miliar per tahun, namun pemerintah berusaha mengejar ketertinggalan dengan melahirkan lebih banyak teknoprener. Pasalnya potensi ekonomi digital sekitar US$ 130 miliar pada 2019 mendatang jangan sampai direbut negara lain.
"Tiap tahun kita adakan 8.000 peserta talk, diambil 4.000 workshop, diambil lagi 2.000 hackathon dan disaring 500 masuk inkubator untuk diambil 200 peserta training yang sebagian dikirim ke Sillicon Valley," kata dia di Jakarta, Rabu (30/3).
Presiden menambahkan, OJK di satu sisi telah mengeluarkan POJK terkait modal ventura yang diarahkan bisa mendanai para teknopreneur nantinya. Dari pemerintah sendiri siap memberikan insentif dalam hal keringanan perpajakan.
Ekonomi digital, menurut Jokowi, merupakan satu dari tiga komponen yang perlu ditingkatlan di era kompetisi global saat ini.
"Adapun dua hal lainnya yakni, pembangunan infrastruktur dan deregulasi di berbagai sektor," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




