ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolda: Operasioanal Freeport Masih Berjalan Normal

Kamis, 4 Mei 2017 | 22:52 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Irjen Boy Rafli Amar.
Irjen Boy Rafli Amar. (Antara)

Timika - Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar menegaskan bahwa operasional pertambangan PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika masih berjalan normal, tanpa terganggu dengan aksi mogok kerja sebagian karyawan perusahaan itu.

"Infonya berjalan normal, seperti biasa. Artinya, aktivitas itu berjalan seperti biasa, tidak ada masalah," kata Boy di Timika, Kamis.

Kapolda memastikan operasi pertambangan PT Freeport di Tembagapura tidak mengalami gangguan di saat sebagian karyawan melakukan mogok kerja di Timika.

"Kan pekerja yang berada di PT Freeport banyak sekali," kata Boy yang baru sepekan menjabat Kapolda Papua menggantikan Irjen Polisi Paulus Waterpauw.

ADVERTISEMENT

Sesuai rencana, pada Jumat (5/5), Kapolda Papua bersama rombongan akan melakukan kunjungan ke area pertambangan PT Freeport di Tembagapura.

Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (PUK SP-KEP) SPSI PT Freeport Abraham Tandi Datu mengatakan saat ini jumlah karyawan PT Freeport yang mogok kerja di Timika sebanyak lebih dari 4.000-an orang.

"Yang ada di Timika sekarang sekitar 4.000-an orang, belum terhitung yang sedang berada di luar Timika," kata Abraham.

Menurut dia, jika hingga 9 Mei nanti tidak ada kata sepakat antara manajemen PT Freeport dengan pengurus Serikat Pekerja maka sudah bisa dipastikan para karyawan dari 14 perusahaan subkontraktor Freeport akan bergabung dalam aksi mogok kerja bersama di Timika.

"Kalau memang sampai tanggal 9 Mei belum ada kesepakatan, tentu mereka akan ikut mogok," katanya.

Abraham mengatakan hingga kini hanya dua PUK perusahaan subkontraktor PT Freeport yang menyatakan tidak bergabung dalam aksi mogok kerja bersama yaitu PT Pangansari Utama dan PT Mahaka.

"Kami mengimbau semua pihak menahan diri. Kepada rekan-rekan pekerja, kami minta jangan terprovokasi, tetap bersabar menunggu. Kami terus berupaya melakukan negosiasi dengan pihak perusahaan agar permasalahan ini segera diselesaikan," jelas Abraham.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Baku Tembak dengan KKB di Mile 50 Tembagapura, 1 Anggota TNI Tewas

Baku Tembak dengan KKB di Mile 50 Tembagapura, 1 Anggota TNI Tewas

NUSANTARA
Polisi Pastikan Kaca Mobil PHMC PT FI Pecah Bukan Karena Peluru

Polisi Pastikan Kaca Mobil PHMC PT FI Pecah Bukan Karena Peluru

NUSANTARA
5 Pekerja Korban Longsor Belum Ditemukan, Freeport Masih Stop Operasi

5 Pekerja Korban Longsor Belum Ditemukan, Freeport Masih Stop Operasi

EKONOMI
Ini Identitas 2 Pekerja Freeport yang Ditemukan Tewas di Bawah Tanah

Ini Identitas 2 Pekerja Freeport yang Ditemukan Tewas di Bawah Tanah

NUSANTARA
2 Pekerja Freeport yang Terjebak Longsor Tambang Tewas, 5 Masih Dicari

2 Pekerja Freeport yang Terjebak Longsor Tambang Tewas, 5 Masih Dicari

NUSANTARA
7 Pekerja Masih Terjebak, PT Freeport Hentikan Sementara Penambangan

7 Pekerja Masih Terjebak, PT Freeport Hentikan Sementara Penambangan

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon