Keberadaan Antam Beri Efek Berganda di Kendari
Senin, 7 Mei 2018 | 18:09 WIB
Kendari - Program pemberdayaan masyarakat (corporate social responsibilty) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di Kendari, Sulawesi Tenggara memberikan efek berganda. Di wilayah tersebut, Antam memiliki unit bisnis pertambangan nikel.
UD Naga Geni merupakan salah satu mitra Antam yang membuat kerajinan kayu jati. Pemilik usaha, Suniary Pelango, mengatakan perusahaan tambang plat merah tersebut memberikan pinjaman modal dan bimbingan pelatihan untuk pengembangan usaha. "Antam banyak bantu, saya dibawa pameran, berupa bantuan modal dan pelatihan," kata Suniary ditemui dalam kunjungan media di Kendari, Senin (7/5).
Wanita paruh baya itu menuturkan produk kerajinannya sudah merambah ke pasar mancanegara seperti Thailand, India dan Jerman. Kesuksesannya menjangkau pasar internasional tidak luput dari bimbingan Antam.
Dia menjelaskan kerajinan ukiran kayu jati itu diawali dengan membeli bahan baku berupa akar kayu atau disebut bonggol. Akar kayu itu diukir sedemikian rupa menjadi kerajinan yang dibandrol dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Selain akar, bahan baku berupa lembaran kayu diolah menjadi kusen, mebel, dan pintu.
Dia enggan membeberkan secara rinci omzetnya per bulan. Dia hanya menyebut ratusan juta rupiah. Keberadaan UD Naga Geni yang dirintisnya sejak 1999 telah membuka lapangan usaha bagi warga sekitar. "Kami punya 10 pekerja," ujarnya.
Di tempat yang sama, Asisten Manajer Hubungan Masyarakat Antam UBPN Sulawesi Tenggara Dedy Supriyadi mengungkapkan, selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Antam berperan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan menyalurkan tanggung jawab sosial melalui pemberian bantuan pinjaman dana.
Dedy menerangkan, dana pinjaman yang disalurkan untuk perdagangan, perkebunan, pertanian, jasa, dan kerajinan sebesar Rp 4,7 miliar ke 139 mitra binaan di 2017. "Tahun lalu Rp 4,7 miliar. Perdagangan, perkebunan, pertanian, jasa dan kerajinan seperti ini semua sektor 139 mitra binaan," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo




