ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Alasan Pentingnya Merancang Keamanan Siber di Industri 4.0

Jumat, 9 November 2018 | 18:06 WIB
FH
FH
Penulis: Feriawan Hidayat | Editor: FER
Ilustrasi Hacker
Ilustrasi Hacker (berita satu/IST)

Jakarta - Tantangan Industri 4.0 memang bukan main-main, dan tidak dapat dibendung. Bisnis di segala bidang harus bersiap menghadapi perubahan global dunia yang mengkombinasikan manufaktur tradisional dan praktek industri dengan dunia teknologi.

Technical Consultant PT Prosperita- ESET Indonesia, Yudhi Kukuh, menyatakan, pihaknya menyiapkan solusi keamanan yang memiliki teknologi mutakhir mencakup semua kebutuhan keamanan yang diperlukan oleh organisasi, perusahaan dan instansi, terutama dari ancaman targeted attack yang mengincar industri dan infrastruktur.

"Dunia IT Security terus berkembang setiap saat, ESET memiliki teknologi machine learning yang dikembangkan berdasarkan pengalaman panjang menghadapi ancaman siber sehingga mampu memberikan beragam pilihan solusi keamanan," kata Yudhi, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (9/11).

Lebih lanjut, Yudhi menambahkan, terdapat enam langkah penting dalam merencanakan dan merancang keamanan siber (cybersecurity) terkait perkembangan Industri 4.0.

ADVERTISEMENT

Penaksiran Aset dan Resiko

Inventarisir data di perusahaan, jika Anda tidak tahu apa yang dimiliki, Anda tidak dapat melindunginya. Lalu tentukan resiko, apa ancaman utama terhadap data dan sistem, kategorikan secara rinci sehingga bisa menilai resiko yang mungkin terjadi

Membangun Kebijakan

Satu-satunya pendekatan berkelanjutan untuk keamanan siber dimulai dengan, dan bergantung pada, kebijakan yang baik. Organisasi memerlukan komitmen tingkat tinggi untuk melindungi privasi dan keamanan semua data yang ditangani oleh organisasi dan pengejawantahannya adalah melalui kebijakan.

Pemilihan Perangkat

Kontrol adalah mekanisme utama dalam pelaksanaan kebijakan, tujuannya adalah agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan kebijakan dan tidak keluar dari koridor yang telah digariskan.

Implementasi

Kontrol masuk dalam fase implementasi, selain itu juga masuk dalam fase edukasi. Contoh pengguna harus paham tentang pentingnya ID pengguna dan password yang unik.

Edukasi Stakeholder

Edukasi tentang keamanan siber seringkali diabaikan. Dalam hal ini pentingnya setiap karyawan mengetahui dan mengerti tentang: Apa Kebijakan keamanan siber yang diterapkan perusahaan, bagaimana menerapkan dan mematuhi kebijakan tersebut dengan tepat, mengapa kepatuhan itu penting dan Konsekuensi yang harus dihadapi jika melanggar kebijakan.

Pengujian Berkelanjutan

Proses terus berjalan, sekali kebijakan dan kontrol diterapkan dan edukasi mengikuti, itulah waktunya untuk melakukan tinjauan ulang dengan melakukan uji dan audit. Yang terbaik adalah dengan melakukan tinjauan secara berkala dan melakukan penyesuaian-penyesuaian.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Putra Tegal Tampil pada Forum Hacker DEF CON Asia

Putra Tegal Tampil pada Forum Hacker DEF CON Asia

JAWA TENGAH
4 Siswa SMK di Lampung Barat Temukan Celah Sistem NASA

4 Siswa SMK di Lampung Barat Temukan Celah Sistem NASA

NUSANTARA
Hacker Iran Targetkan PLC Infrastruktur AS, Ribuan Sistem Terekspos

Hacker Iran Targetkan PLC Infrastruktur AS, Ribuan Sistem Terekspos

EKONOMI
Benteng Digital Nusantara: Melampaui Batas Sandi Menuju Kedaulatan Digital Indonesia

Benteng Digital Nusantara: Melampaui Batas Sandi Menuju Kedaulatan Digital Indonesia

OPINI
Hacker Pro-Iran Bobol Email Direktur FBI Kash Patel

Hacker Pro-Iran Bobol Email Direktur FBI Kash Patel

INTERNASIONAL
Apple Peringatkan iPhone Lama Rentan Serangan Coruna

Apple Peringatkan iPhone Lama Rentan Serangan Coruna

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon